Sekeluarga Garong Toko Sembako di Poncokusumo, 200 Juta Raib

Toko milik Hj Dewi Masitoh yang jadi sasaran pencurian para pelaku (ist)

BACAMALANG.COM – Satu keluarga asal Kabupaten Pasuruan menggarong toko sembako di Dusun Wates, Desa Wonomulyo, Kecamatan Poncokusumo, Kamis (14/1/2021). Total kerugian yang diderita pemilik toko mencapai Rp 200 juta.

Tiga orang tersangka langsung dibekuk Polsek Poncokusumo. Mereka diantaranya S (35), IM (20), dan IS (29). Adapun korbannya sekaligus pemilik toko adalah Hj Dewi Masitoh (65).

Kapolsek Poncokusumo, AKP M Lutfi kemudian menjelaskan kronologis kejadian tersebut. Pada saat menjalankan aksinya, S diketahui dalam kondisi hamil 8 bulan.

“Jam 16.00 pada waktu korban sendirian akan pulang dan toko sudah tutup tiba-tiba masuk dua orang perempuan dan alasan mau beli krupuk. Karena sudah tutup, korban memberi tahu supaya keluar toko, akan tetapi pelaku alasan mau mencari HP-nya yang jatuh di toko, oleh korban di suruh mencari, akan tetapi secara tiba-tiba salah satu pelaku mendorong korban dengan membekap wajah korban,” jelas Lutfi, Jumat (15/1/2021).

Mantan Kasat Sabhara Polres Malang menambahkan, setelah korban jatuh ke lantai, salah satu pelaku mengikat kaki korban dengan tali rafia.

“Pelaku yang hamil membekap dan memegangi tangan korban dengan mengancam apabila berteriak akan di bunuh,” terang Lutfi.

Adapun barang-barang yang dicuri para pelaku diantaranya, 4 pres rokok dan 3 karung berisi uang tunai pecahan Rp 50 ribu serta Rp 100 ribu.

Petugas dari Polsek Poncokusumo sendiri saat ini masih melakukan pengembangan atas perkara tersebut. Diduga ada pelaku lain yang terlibat. (mid/yog)