Sidang Gugatan Tiga Kontraktor Nasional Terhadap Dinas PUPR Ponorogo Berlanjut

Kuasa hukum penggugat dari AsLaw saat berada di PTUN Surabaya (ist)

BACAMALANG.COM – Sidang gugatan tiga perusahaan jasa kontruksi nasional terhadap Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Ponorogo berlanjut di Pengadilan Tata Usaha Negara Surabaya, Senin (15/2/2021).

Agenda sidang hari ini pembuktian, bukti surat atau berkas. Ketiga perusahaan jasa kontruksi nasional sebagai pihak penggugat itu diantaranya PT Kontruksi Indonesia Mandiri, PT Adika Raya Persada, dan PT Karya Indra Bagus.

Penggugat diwakili kuasa hukum dari kantor hukum AsLaw, Agus Subyantoro SH; Ari Hariadi SH; dan Lukman Hadi Wijaya SH.

“Kami membawa dan memasukkan berkas-berkas untuk diperiksa dari masing-masing penggugat sebanyak 50 bendel, dari PT KIM sebanyak 21 berkas, dari PT Adika Raya Persada dan PT Karya Indra Bagus masing-masing 15 berkas,” kata Agus Subyantoro SH.

Pria berkacamata menerangkan, ada beberapa bukti tambahan yang dilampirkan pihak penggugat. “Beberapa bukti tambahan dari kami diantaranya saksi fakta dan saksi ahli dari kalangan akademisi, termasuk bukti dokumentasi berupa foto-foto dan SPK proyek yang dianggarkan melalui APBD dengan dana PEN melalui sistem penunjukan langsung,” ucap Agus.

Lebih jauh, Agus meyakini, gugatan dilayangkan kliennya bakal dikabulkan PTUN Surabaya. “Sidang berikutnya diagendakan tanggal 20 Februari,” terangnya.

Sebagai informasi, ketiga perusahaan jasa kontruksi nasional menggugat Dinas PUPR Ponorogo karena penghentian secara sepihak proses tender atau lelang. Tender tersebut berkaitan dengan proyek pemeliharaan dan peningkatan jalan senilai Rp 145 miliar. (mid/yog)