Gagal Mediasi, Gugatan Terhadap Perumda Tugu Tirta Masuk Agenda Sidang Replik

Foto : Kuasa hukum Perumda Tugu Tirta. (yog)

BACAMALANG.COM – Gagal mediasi, gugatan terhadap Perumda Tugu Tirta Kota Malang akhirnya masuk pada agenda sidang replik.

Kuasa hukum PDAM, Teguh Priyanto Hadi, SPd dan Michael J Zefanya, S.H., M.H, selaku tergugat mengaku, belum bisa memberikan tanggapan tergugat (duplik) secara rinci, terkait replik (tanggapan penggugat). Menurutnya, hal itu masih akan dipelajari lebih mendalam terlebih dahulu.

“Baru kami baca di bagian depannya, belum sampai ke dalam-dalamnya. Jadi belum bisa banyak berkomentar,” terangnya usai persidangan.

Seperti diketahui, setelah gagal memenuhi kesepakatan dalam mediasi, gugatan terhadap Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tugu Tirta Kota Malang / PDAM, Selasa (14/04/2020), telah sampai pada agenda sidang Replik (tanggapan penggugat).

Teguh Priyanto menuturkan, akan memberikan tanggapan (duplik) secara rinci pada sidang selanjutnya. Ketua majelis hakim, Mira Sendangsari, SH, MH, telah menjadwalkan sidang minggu depan.

“Kami akan menyiapkan pada agenda sidang selanjutnya,” lanjutnya.

Menurutnya, sidang ini berawal dari tidak berhasilnya dalam mediasi. Meskipun, katanya langkah-langkah komunikasi perdamaian tetap dilakukan. Namun, memang belum mendapatkan titik temu.

“Sebelum sampai putusan, upaya komunikasi di luar sidang tetap dilakukan. Namun, memang belum sepakat,” pungkasnya.

Sementara itu, terpisah Beni Rustom, SH menyatakan, sidang digelar karena tidak ada kesepakatan perdamaian saat mediasi. Utamanya masalah kompensasi pembayaran abonemen. (yog/had)