“Go To Samba 2020”, Terobosan IKIP Budi Utomo Mengawali Perkuliahan

Foto : Rektor IBU, Dr H Nurcholis Sunuyeko M.Si, saat paparan di kampus setempat, Rabu (15/7/2020). (nedi putra aw)

BACAMALANG.COM – Pandemi membuat banyak kegiatan yang harus dibatasi sesuai protokol kesehatan. Termasuk di bidang akademik, salah satunya perkuliahan. Namun khusus mahasiswa baru (maba) IKIP Budi Utomo (IBU), pada Kamis (16/7/2020) akan disambut seluruh civitas akademika melalui atribut “Go to Samba 2020”.

Menurut Rektor IBU, Dr H Nurcholis Sunuyeko M.Si, “Go to Samba 2020” adalah terobosan dalam mengawali perkuliahan. “Penggunaan sistem daring membuat ‘rasa’ hilang, karena nilai silaturahmi antara dosen dan mahasiswa berkurang, sehingga IBU tetap menerima mahasiswa dengan model bergilir yang dinamakan Episode,” ungkap Nurcholis di kampus IBU, Rabu (15/7/2020).

Nurcholis menambahkan, saat ini tercatat sudah 1787 calon maba dari Malang Raya dan Indonesia Timur mendaftarkan diri. “Sementara yang mengikuti¬†Go to Samba 2020 Episode I ada 50 maba, yang terdiri dari 25 maba yang langsung hadir di Kampus C IBU, Jl Citandui, dan 25 maba lainnya secara virtual,” paparnya.

Terobosan ini dilakukan pihak IBU agar mahasiswa hadir sehingga secara fisik bisa merasakan sebagai mahasiswa IBU. “Ada space dan durasi agar bisa menimbulkan ‘rasa’,” jelasnya.

Menurut Nurcholis, titel “Go to Samba 2020” sebagai lambang antusiasme menyambut mahasiswa baru, seraya menambahkan setelah episode I, akan dilanjutkan dengan epidose II, episode III, dan seterusnya. “Namun semua digelar dengan protokol kesehatan ketat, mulai pengukuran suhu badan hingga rapid test,” tandasnya. (ned/red)