Petugas Gabungan Obok-obok Eks Lokalisasi Girun Gondanglegi

Para PSK dari eks lokalisasi Girun Gondanglegi yang terjaring razia saat di Mapolsek Gondanglegi (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Sedikitnya 7 orang pekerja seks komersial atau PSK di eks lokalisasi Girun, Kecamatan Gondanglegi terjaring razia gabungan yang dilakukan Pemerintah Kecamatan Gondanglegi, Polsek Gondanglegi, Koramil 0818/19 Gondanglegi, dan Satpol PP Kabupaten Malang.

Selain 7 orang PSK, petugas juga mengamankan 5 orang pria hidung belang dalam razia tersebut. Razia dilakukan secara mendadak pada Rabu (15/7/2020).

Mereka yang terjaring razia selanjutnya dibawa ke Mapolsek Gondanglegi untuk dimintai keterangan. Selain dimintai keterangan, mereka juga disuruh untuk membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.

Camat Gondanglegi, Presitya Yunika menyampaikan bahwa razia tersebut dilakukan berawal dari laporan masyarakat. Masyarakat merasa resah karena sejak ditutup beberapa tahun lalu, sejumlah PSK masih bandel dan menjajakan diri di eks lokalisasi Girun.

Atas dasar itu, petugas gabungan kemudian melakukan razia gabungan agar bisnis esek-esek di eks lokalisasi Girun benar-benar musnah.

“Lokalisasi Girun sudah ditutup resmi oleh Pemkab, berdasarkan laporan masyarakat bahwa saat ini kembali beroperasi,” ucap Yunika.

Mantan Camat Tajinan ini menambahkan, razia itu juga berdasarkan intruksi langsung dari Bupati Malang, HM Sanusi.

Sementara itu, Kapolsek Gondanglegi, Kompol Agus Siswo Hariadi mengatakan jika razia itu akan dilaksanakan secara terus-menerus kedepannya.

“Dulu di tahun 2018 kan pernah dilakukan pembersihan. Mungkin karena di rasa aman, mereka kambuh lagi. Kami otomatis akan menghentikan kegiatan itu secara terus-menerus,” terang Agus. (mid/yog)