PKB Usung Bu Nyai, Umar Usman Gigit Jari

Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Malang yang diusung PKB, Lathifah Shohib dan Didik Budi Muljono atau Ladub! saat menunjukkan surat rekomendasi (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Teka-teki siapakah bakal calon Bupati Malang yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB untuk melawan petahana di Pemilihan Kepala Daerah alias Pilkada 2020 akhirnya terjawab sudah.

Partai besutan Muhaimin Iskandar itu memberikan mandat kepada Lathifah Shohib, wanita yang kini berstatus sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR.

Munculnya nama Bu Nyai tidak begitu mengejutkan. Sedari awal, nama wanita 60 tahun itu memang sudah masuk dalam bursa Pemilihan Bupati Malang 2020.

Justru yang menjadi kejutan adalah, gagalnya dr Umar Usman untuk mendapatkan rekomendasi dari partai berlambang bola dunia dengan sembilan bintang itu. Umar yang sebelumnya telah diberikan bekal surat persetujuan untuk menjalin komunikasi dengan internal dan eksternal PKB, pada akhirnya justru tidak diberikan rekomendasi sebagai bakal calon Bupati Malang.

Perjuangan Umar yang selama ini sudah bergerilya menjalankan amanat PKB, seakan menjadi sia-sia. Ia pada akhirnya harus gigit jari karena tidak mendapatkan rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat atau DPP PKB.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang atau DPC PKB Kabupaten Malang, Ali Ahmad mengatakan jika Umar sudah diberikan kesempatan, namun menurut hasil evaluasi tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan perkembangan signifikan.

“Sebenarnya kan tidak ada masalah ya. Dokter Umar diberikan surat mandat, namun itu setelah dikasih sampai tanggal 10 (Juli, red) masih belum begitu menunjukkan signifikan,” kata pria yang akrab disapa Gus Ali ini, Sabtu (15/8/2020).

Pria yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia atau DPR RI ini menyampaikan, hasil evaluasi tersebut menjadi pertimbangan DPP PKB memutuskan untuk memberikan rekomendasi kepada Bu Nyai.

“Maka dari itu, DPP, karena waktunya sudah pendek, maka harus segera mengambil keputusan seperti hari ini,” ungkap Gus Ali.

PKB sendiri memilih menyandingkan Bu Nyai dengan mantan Sekretaris Daerah atau Sekda Kabupaten Malang, Didik Budi Muljono. Lathifah sebagai bakal calon Bupati, sedangkan Didik diberikan mandat sebagai bakal calon Wakil Bupati Malang.

Demi menumbangkan calon petahana, yaitu HM Sanusi dan Didik Gatot Subroto atau Sandi bersama Malang Makmur-nya, PKB telah memiliki jargon Malang Bangkit. PKB pun sudah memiliki sebutan untuk pasangan Lathifah dan Didik, yaitu Ladub!. (mid/yog)