Tak Terbendung, Malang Jejeg Melaju di Pilkada 2020

Tim Malang Jejeg menunjukkan berita acara hasil rapat pleno terbuka hasil verifikasi faktual pasca putusan Bawaslu (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Malang perseorangan, Heri Cahyono dan Gunadi Handoko akhirnya bisa melaju dalam Pemilihan Kepala Daerah 2020.

Meskipun sempat terseok-seok pada tahapan verifikasi faktual, Sam HC — begitu Heri Cahyono akrab disapa — dan Gunadi bersama timnya, Malang Jejeg, akhinya bisa bernafas lega.

Pada rapat pleno terbuka hasil verifikasi faktual perbaikan pasca putusan Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Malang, Malang Jejeg berhasil meraup 23.529 syarat minimal dukungan perseorangan.

Sebelumnya, Malang Jejeg dinyatakan Komisi Pemilihan Umum tidak memenuhi syarat untuk mengikuti tahapan Pilkada selanjutnya. Hal ini dikarenakan dalam dua kali tahapan verifikasi faktual Malang Jejeg hanya mengumpulkan 115.228 syarat minimal dukungan.

Padahal untuk dapat mengikuti tahapan selanjutnya, Malang Jejeg harus mengumpulkan 129.796 syarat minimal dukungan.

Usai mengikuti dua kali rapat pleno terbuka yang berjalan alot, Malang Jejeg merasa ada yang tidak beres dalam proses verifikasi faktual. Mereka merasa, KPU telah menghilangkan beberapa waktu verifikasi faktual.

Akhirnya, Malang Jejeg mengajukan sengketa ke Bawaslu. Dan Bawaslu pun mengabulkan keinginan Malang Jejeg agar KPU mengganti waktu verifikasi faktual yang hilang.

Bawaslu memberikan rekomendasi waktu 7 hari agar KPU menyelesaikan verifikasi faktual yang belum dituntaskan. Kemudian hari ini, perjuangan dan kerja keras Malang Jejeg terjawab sudah. Mereka dapat melenggang menuju tahapan Pilkada selanjutnya.

“Hari ini Malang Jejeg mencetak sejarah. Saya meyakini, semua yang ada disini saat ini ikut mencetak sejarah. Alhamdulillah, sampai saat ini, Malang Jejeg masih eksis,” kata Sam HC, saat memberikan sambutannya dalam rapat pleno terbuka di ruang paripurna DPRD Kabupaten Malang, Selasa (15/9/2020). (mid/yog)