Jelang Pilkada Kabupaten Malang, Kampanye Hitam Sasar Lathifah Shohib

Lathifah Shohib (ist)

BACAMALANG.COM – Atas adanya kampanye hitam menyasar pasangan calon Lathifah – Didik Budi Mulyono (LaDub) relawan Gerbang Madani memberikan sorotan tajam.

“Kalau kampanye negatif saling adu program atau gagasan gak ada masalah, tapi yang kami sayangkan adalah beliau (Lathifah) diserang secara personal yang tidak ada kaitannya dengan kemampuan dalam memimpin Kabupaten Malang,” tegas Sekertaris Gerbang Madani, Nuhkrama Hadianto, Minggu (15/11).

Menyerang Personal

Seperti diketahui, Relawan Gerbang Madani menyayangkan aksi serangan kampanye hitam yang ditujukan kepada LaDub.

Nuhkrama Hadianto mengungkapkan, serangan kampanye hitam kepada Bu Nyai, sapaan akrab Lathifah Shohib, lebih diarahkan kepada personal, bukan terkait dengan kiprah atau program yang diusung.

Nuhkrama mencontohkan, beberapa serangan kampanye hitam yang ditujukan kepada Bu Nyai antara lain yakni sentimen pemimpin perempuan yang dikatakan tidak layak.

Sudah Usang

Terkait hal ini, Nuhkrama menegaskan jika isu sentimen perempuan sudah usang karena beberapa pemimpin atau kepala daerah adalah perempuan, bahkan di Jawa Timur ada 10 kepala daerah perempuan termasuk Gubernur Khofifah.

“Gubernur Jatim, Wali Kota Surabaya, Wali Kota Batu juga adalah sosok perempuan hebat dan mereka berprestasi. Bahkan tidak ada satupun pemimpin perempuan di Jawa Timur yang tersandung korupsi,” ucapnya.

Isu negatif lainnya yang sangat disayangkan juga adalah status Bu Nyai yang tidak memiliki suami atau janda. Isu ini menurut Nuhkrama sangat tidak beradab, mengingat Bu Nyai adalah tokoh dari NU yang sangat disegani oleh warga Nahdiyin.

“Jadi membawa isu pribadi dalam pilkada kami nilai sebagai suatu cara kampanye negatif yang sangat norak dan jauh dari nilai-nilai kebudayaan,” urai Nuhkrama Hadianto memungkasi wawancara. (had/zuk)