Penutupan Latihan Taktis Yonif Baladibya Yudha, Ini Pesan Danrem

Foto: Satuan tempur Yonif 527/Bdj. (ist)

BACAMALANG.COM – Satuan tempur Yonif 527/Bdj yang menjadi kebanggaan Korem 083/Bdj harus memiliki kemampuan tempur yang handal, untuk mencapai itu maka setiap latihan harus dilaksanakan secara sungguh-sungguh terencana dan benar, seperti pepatah mengatakan lebih baik mandi keringat dalam latihan dari pada mandi darah dalam pertempuran.

Satuan kebanggaan Korem 083/Bdj ini disiapkan untuk satuan kontijensi daerah rawan serta untuk tugas operasi pengamanan perbatasan. Hal itu disampaikan oleh Kasrem 083/Baladhika Jaya Letkol Inf Akhmad Juni Toa ketika membacakan amanat Danrem 083/Bdj pada acara Penutupan Lattis Batalyon 527/Bdj, di lapangan Gondoruso, Kec Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (15/11/2020).

“Saya berharap agar pengetahuan dan keterampilan yang saudara peroleh dalam latihan ini dapat dikuasai dan dikembangkan sebagai bekal kalian ketika melaksanakan penugasan di daerah rawan sesuai situasi dan kondisi yang di hadapi. Sehingga dapat memanfaatkan kemampuan saudara-saudara sesuai fungsi dan tugas masing – masing. Oleh karena itu sikap perilaku prajurit, Sapta Marga, Delapan Wajib TNI benar-benar dihayati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari”, katanya.

Latihan semacam ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan perorangan maupun satuan yang pada gilirannya akan mampu menghadapi tantangan tugas yang akan datang. “Untuk itu saya mengharapkan latihan semacam ini dapat dilaksanakan secara sungguh-sungguh dan didasari dengan sikap dan tindakan yang profesional”, imbuhnya.

Sebelum saya akhiri amanat ini, saya berharap agar saudara-saudara dapat menarik hikmah dan menangkap makna dari Latihan Taktis ini, sehingga saudara kedepan mampu mempersiapkan diri untuk berperan dalam medan tugas operasi sesungguhnya. (Lis/red)