Perselisihan Humas Pemkot Batu dengan 3 Media, Diharapkan Bisa Diselesaikan Baik-baik

Foto: Suwito (kiri) bersama Ulum Syah, koleganya sesama Advokat. (ist)

BACAMALANG.COM – Perselisihan antara Humas Pemkot Batu dengan media suara publik dan dua media lainnya, disayangkan Suwito sebagai advokat yang juga mantan wartawan. Pasalnya, Suwito menilai jika perselisihan kedua institusi itu tidak akan membuat keduanya menjadi lebih baik.

“Perselisihan ini tidak akan membuat salah satunya menjadi besar dan terkenal. Humas sebagai lembaga yang menaungi teman – teman media dan media pun juga memerlukan informasi dan berita dari humas. Keduanya saling membutuhkan, papar Suwito dikantornya, Minggu (15/11/2020).

Menurutnya, perselisian itu bisa diselesaikan dengan baik – baik karena hubungan baik diantara keduanya tidak hanya sekali saja, namun juga berkesinambungan. “Pemerintah Kota Batu melalui humas membutuhkan publikasi seperti pemberitaan advetorial kegiatan pemerintah, salah satunya iklan pemberantasan cukai ilegal,“ kata Suwito mencontohkan.

Demikian juga, kata dia, media dan perusahaan media memerlukan kerjasama dengan humas melalui penayangan iklan – iklan maupun kegiatan lainnya yang memerlukan publikasi besar – besaran. “Jadi kalau sekarang terjadi perselisihan, maka lebih elok di selesaikan diluar pengadilan saja,“ sarannya.

Menurutnya, langkah humas mengadu kepada Dewan Pers sudah benar. Sedangkan media suara publik yang bersedia menayangkan hak jawab juga sudah benar karena pers tunduk kepada undang – undang pers, tidak ada kaitan dengan undang – undang lainnya. “Karena undang – undang pers bersifat khusus (lex spesialis) yang mana sifatnya mengesampingkan yang umum,“ papar alumni Sekolah Jurnalistik Indonesia ini.

Dengan demikian, kata Humas Malang Lawyer Club ini menambahkan, Humas Pemkot Batu dan media suara publik dan dua media lainnya diharapkan bisa bergandengan tangan saling memaafkan serta legowo dan iklas. “Karena yang akan merugi kedepan adalah kedua belah pihak jika perselisian ini berlarut – larut, dan berpotensi disalahgunakan pihak tertentu untuk saling serang dan mencari kelemahan masing – masing, “ pungkasnya. (Yog/Red)