Komunitas Asli Malang Salurkan Bantuan Masker dan Sembako

Foto : Aksi Komunitas Peduli Malang. (ist)

BACAMALANG.COM – Sebagai wujud kepedulian dan meringankan beban sesama, Komunitas Asli Malang menyalurkan bantuan masker sembako kepada terdampak pandemi virus Covid-19.

“Awalnya gerakan kita adalah gerakan moral yaitu menyediakan hand sanitizer dengan cara mengganti bahan, yang hasilnya jadi gerakan untuk berbagi sembako,” terang Tri Wahyuni, perwakilan Komunitas Asli Malang, Kamis (16/4/2020).

Saat itu, terang Yuni, dari lapangan diperoleh informasi jika harga alat pelindung diri (APD) semisal masker dan hand sanitizer harganya melonjak berkali lipat.

Hingga akhirnya, diambil inisiatif bersama untuk membuat sendiri hand sanitizer sebanyak 500 botol dengan masing-masing berisi 100 mili liter cairan untuk antiseptik dan pembunuh virus, kuman dan bakteri.

Selanjutnya hand sanitizer dan masker dibagikan kepada tenaga medis yang lebih membutuhkan dan berjuang untuk keselamatan warga.

Menariknya, Komunitas Asli Malang kerapkali mendapatkan support dari berbagai pihak untuk mendonasikan uang, maupun barang.

Salah satunya dari Unicase yang berbagi 1000 Masker yang selanjutnya dibagikan untuk warga di Arjosari dan pasar Blimbing Kota Malang.

Aksi Komunitas Peduli Malang. (ist)

Komunitas Asli Malang juga turut membantu di wilayah Kecamatan Bululawang berupa sabun dan pampers.

Selanjutnya gerakan berkembang menjadi donasi sembako. Untuk bantuan sembako didistribusikan kepada paguyuban pemijat tuna netra (Pamitra Tuna netra) di Jalan Bangka no. 26 Kota Malang.

Adapun bantuan yang diberikan berupa beras, gula, minyak goreng, hand sanitizer dan hand soap sebanyak 1 liter.

Juga diberikan perlengkapan mandi dan cuci baju. Para pemijat ini membutuhkan bantuan karena pendapatan yang merosot tajam saat sebelum marak virus hingga terjadi pandemi Corona.

Jika pada sebelum marak virus atau hari biasa bisa meraup hasil sebesar Rp 500 ribu setiap minggu. Namun saat marak Covid-19, pendapatan terjun bebas hanya bisa mendapatkan Rp 100 ribu per minggu.

Dikatakannya, pihaknya menyampaikan bantuan didorong rasa peduli akan nasib masyarakat yang hilang penghasilannya semasa marak Covid-19.

Dipaparkannya, pihaknya juga menjalankan bantuan rutin kepada lansia yang telah terdata bersumber dari informasi member Komunitas Asli Malang.

Terkait pembagian sembako, maka Komunitas Asli Malang telah mendistribusikan sembako kepada 100 warga yang membutuhkan.

“Semoga Covid-19 segera pergi. Agar sendi kehidupan sosial dan ekonomi warga kembali pulih dan normal,” pungkas Tri Wahyuni.

Komunitas Asli Malang mengajak berdonasi via Pundi Amal aslimalang #BCA 4390389804 a.n Tri Wahyuni. (had)