Rusak Pagar Tetangga, Kujang Diputus 3 Bulan 15 Hari

Foto : Rudy Murdhani SH (kiri) bersama Adi Wisnu, putra pertama Kujang. (yog)

BACAMALANG.COM – Terbukti bersalah melakukan pengerusakan pagar, Kujang Agus Suyono (65), warga Jalan Kartini, RT 03/RW 05, Kelurahan Klojen, Kota Malang, diputus 3 bulan 15 hari penjara.

Rudy Murdhani SH, kuasa hukum Kujang, mengaku bahwa terdakwa tidak keberatan dengan putusan yang disampaikan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Malang ini.

“Sebagai kuasa hukum, putusan ini kita menerima. Terdakwa pun juga menerima,” kata Rudy, sapaan akrabnya, Rabu (15/4/2020).

Seperti diketahui dalam persidangan sebelumnya, Kujang dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan hukuman 7 bulan penjara. Sebagai kuasa hukum, Rudy Murdhani SH, meminta kliennya diputus bebas atau seringan-ringannya karena sudah berusia lanjut dan memiliki riwayat sakit jantung dan diabetes.

Dakwaan yang disampaikan JPU, terdakwa telah melanggar Pasal 170 ayat (1) KUHP jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP dan/atau pasal 406 KUHP. Yakni terkait dugaan terjadi tindak pidana pengerusakan pagar dan orang yang melakukan, menyuruh melakukan atau turut melakukan perbuatan tersebut dan/atau Barang siapa dimuka umum bersama-sama melakukan Kekerasan terhadap orang atau barang.

“Dengan putusan ini tentu kita sangat berterimakasih kepada JPU dan Majelis Hakim karena semuanya sesuai dengan rasa keadilan,” terangnya.

Lanjut Rudy, saat ini kliennya sudah menjalani penahanan selama sudah 2,5 bulan, sehingga tinggal menunggu sisa masa hukuman yang ada. “Jadi kita juga sudah ngurus berkas – berkasnya. Kalau asimilasi diterima ya Insya Allah maksimal seminggu lagi sudah keluar,” pungkasnya.

Sementara itu, pihak keluarga Kujang juga mengaku menerima putusan dari Majelis Hakim. “Kita terima putusan ini. Kalau bisa Ayah segera pulang,” jelas Adi Wisnu, putra pertama dari Kujang.

Untuk tembok yang sebelumnya dirusak, saat ini juga sudah dibangun kembali. Dalam persidangan sebelumnya, Kujang juga sudah meminta maaf kepada Chatalina, pemilik pagar tembok sepanjang 10 meter itu. (yog)