BIAS di SDN Bandungrejosari 1 Kota Malang, Imunisasi di Masa Pandemi

Foto: Seorang siswa saat imunisasi di SDN Bandungrejosari 1 Kota Malang, Senin (16/11/2020). (ned)

BACAMALANG.COM – Pandemi masih berlangsung, namun Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) tetap dilaksanakan serentak di Indonesia, termasuk di Kota Malang.

BIAS adalah salah satu bentuk kegiatan dari imunisasi lanjut pada anak sekolah, sasarannya adalah seluruh anak usia sekolah dasar atau sederajat kelas 1,2 dan kelas 5. Imunisasi yang diberikan berupa tetanus difteri (Td) dan vaksin campak, difteri tetanus (dt).

Petugas Puskesmas Janti Fatimah mengatakan, manfaat dari BIAS adalah untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

“Meski tidak bisa mencegah 100 persen, namun jika terpapar penyakit, apalagi di masa pandemi ini, anak akan lebih cepat pulih,” terangnya di sela giat imunisasi di SDN Bandungrejosari 1 Kota Malang, Senin (16/11/2020).

Fatimah menambahkan, imunisasi ini diterapkan untuk mencegah PD3I atau penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi, seperti polio, hepatitis B, pertusis, difteri, haemophilus influenzae tipe B, campak dan tetanus.

Fatimah mengaku program pemberian imunisasi masa pandemi ini tetap mengedepankan protokol kesehatan. “Jadwal imunisasi yang seharusnya di bulan Maret dan April sempat tertunda, namun akhirnya bisa kami garap di akhir April agar tidak muncul penyakit lain di kalngan anak sekolah,” paparnya.

Kepala SDN Bandungrejosari 1 Didit Hardianto menuturkan, imunisasi ini tetap digelar lewat koordinasi intensif dengan pihak Puskesmas.
“Para siswa sengaja didatangkan ke sekolah untuk imunisasi, meski kami masih menerapkan sistem daring,” ujarnya.

Didit mengaku pihaknya sudah menyiapkan protokol kesehatan ketat sesuai standar yang ada. “Jadi bila sewaktu-waktu diberlakukan tatap muka dalam kegiatan belajar mengajar, kami sudah siap,” pungkasnya. (ned)