Keputusan MK Terkait Pilkada Surabaya dan Banyuwangi, Dr Sri Untari Beri Apresiasi

Sekretaris DPD PDIP Jatim, Sri Untari Bisowarno (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Atas adanya penolakan Mahkamah Konstitusi (MK) RI gugatan sengketa pilkada Surabaya yang diajukan paslon Machfud Arifin-Mujiaman (Maju) dan Pilkada Banyuwangi, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Dr. Sri Untari Bisowarnon MAP langsung memberikan apresiasi.

“DPD PDI Perjuangan Jawa Timur mengapresiasi putusan Mahkamah Konstitusi yang menyatakan bahwa Banyuwangi dan kota Surabaya untuk gugatan dari paslon yang lain kepada paslon Kita tidak dikabulkan,” kata Dr Sri Untari, baru-baru ini.

Dengan putusan tersebut, jago PDI Perjuangan di Pilkada Surabaya 2020 Eri Cahyadi-Armudji tinggal menunggu pelantikan sebagai Wali Kota-Wakil Wali Kota Surabaya.

Demikiam juga perkara sengketa Pilkada Banyuwangi, paslon yang diusung PDI Perjuangan Ipuk-Sugirah bakal meneruskan tradisi Kabupaten Banyuwangi dipimpin kader Banteng, setelah gugatan pasangan Yusuf-Riza diputuskan MK tidak bisa diteruskan.

Surabaya dan Banyuwangi Mercusuar

Sri Untari menyebut, Surabaya dan Banyuwangi merupakan daerah penting di Jawa Timur, terlebih pemimpin sebelumnya juga kader terbaik yang dimiliki PDI Perjuangan, yakni Tri Rismaharini dan Abdullah Azwar Anas.
Selama dua periode menjabat kepala daerah, keduanya telah berhasil membawa dua daerah tersebut maju pesat dengan berbagai macam penghargaan mulai dari level nasional hingga internasional.

“Ketika dipimpin Bu Risma dan Pak Anas, Surabaya dan Banyuwangi menjadi mercusuar di Jawa Timur. Oleh karena pemerintahan periode berikutnya kembali dipegang kader PDI Perjuangan, maka Kami akan melanjutkan bagaimana membangun masyarakat Surabaya dan Banyuwangi dengan lebih baik lagi,” ujarnya.

Bahkan, lanjut Untari, kader PDI Perjuangan harus meningkatkan keberhasilan supaya kemakmuran masyarakat bisa segera terjadi.

Dan di masa pandemi seperti sekarang ini, tambah Untari, Eri dan Ipuk harus betul-betul memiliki konsep membangun pemerintahan yang tepat dengan anggaran yang sedikit, bagaimana supaya anggaran yang ada itu efektif membangun masyarakat secara keseluruhan.

Wanita yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jatim ini, menyebut keras seluruh kader dan semua elemen masyarakat menjadi kunci kesuksesan pilkada di Jawa Timur sehingga Partainya bisa memenangkan 11 dari 19 daerah yang melakukan pilkada serentak 2020 lalu.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pilkada Banyuwangi dan Surabaya. Kami bahu-membahu, seluruh pengurus DPD Jatim diturunkan, semua anggota dewan baik RI sampai kabupaten/kota, kami membagi semua anggota DPRD Provinsi dari PDI Perjuangan untuk ke dapilnya masing-masing,” pungkas Sri Untari. (*/had)