Adik Gus Miek Berpulang, Muslim Nusantara Berduka

Foto: KH. Fu'ad Mun'im Djazuli. (ist)

BACAMALANG.COM – Kabar duka menyelinuti umat Islam dan Nahdliyyin di Nusantara.

Pengasuh ponpes Al Falah Ploso Kediri KH. Fu’ad Mun’im Djazuli telah berpulang Sabtu dini hari (17/10/2020) sekitar pukul 03.15 WIB.

Kyai kharismatik yang juga adik kandung KH Hamim Tohari Djazuli (Gus Miek) ini, dikenal sebagai pengampu sejumlah kitab rujukan di Pesantren Ploso.

Mata Bathin Kuat

“Saya dapat kabar dari jaringan alumni sekitar pukul 03.15 beliau mangkat. Banyak kenangan yang tidak bisa terlupakan dan sulit diceritakan. Beliau adalah kyai kharismatik, penuh wibawa, tidak banyak bicara dan memiliki mata bathin yang kuat,” tegas pengurus MWC NU Turen Gus Mihron Zubaidi.

Pria yang juga alumnus Ponpes Al Falah Ploso ini mengungkapkan, dirinya terkenang dengan salah satu wejangan mendiang.

“Beliau mengatakan salah satu wejangan tersebut yakni ‘Memperbaiki keluarga tidak hanya sebatas menasehati, tetapi juga memberi getaran bathiniyah, termasuk membaca Al Fatihah, ngalap berkah dari surat Al Fatihah,” tutur Gus Ubaid panggilan akrabnya.

Belasungkawa dan Doa

Sementara itu lewat Twitter, mangkatnya mendiang, mendapatkan banyak ucapan belasungkawa dan doa duka cita.

Salah satunya ucapan datang dari twiitter Nahdatul Ulama dengan ucapan “Pengurus Besar Nahdlatul menyampaikan duka mendalam atas wafatnya KH. Fuad Mun’im Djazuli (Pengasuh Pesantren Al-Falah, Ploso, Kediri, Jawa Timur)”.

Ucapan senada juga diungkapkan oleh
Pengurus IMAP ( Ikatan Mutakhorrijin Al Falah Ploso ). “Kami atas nama Pengurus IMAP ( Ikatan Mutakhorrijin Al Falah Ploso ) se-Nusantara mengucapkan INNA LILLAHI WAINNA ILAEHI ROJIUN, semoga semoga husnul khotimah”.

Kepada kaum Muslimin dan juga warga NU, dimohon menyempatkan untuk berkirim bacaan surat Al-Fatihah dan shalat ghaib untuk almarhum. (had)