Civitas Akademika Ma Chung Bersyukur, Prodi Farmasi Raih Akreditasi B

Foto: Proses Akreditasi Universitas Ma Chung secara daring. (ist)

BACAMALANG.COM – Upaya meningkatkan kualitas dan melahirkan alumnus berkelas oleh Universitas Ma Chung membuahkan hasil membanggakan.

Hal ini karena program studi (prodi) Farmasi sukses meraih akreditasi B.
“Ini adalah pencapaian yang sangat membanggakan, sekaligus mengandung tanggung jawab yang besar,” pesan Rektor Universitas Ma Chung Dr. Murpin Josua Sembiring, S.E., M.Si dalam pertemuan internal staf dan dosen.

Seleksi Ketat

Seperti diketahui, hingga saat ini, kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi di Indonesia menggunakan standar yang ditetapkan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT, khusus untuk program studi non-kesehatan) dan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes).

Setelah melalui asesmen lapangan daring pada 30-31 Oktober 2020 yang lalu, Program Studi Farmasi Universitas Ma Chung mendapatkan Akreditasi B.

Setelah lebih dari 1 tahun mengumpulkan borang penilaian akreditasi ke LAM-PTKes karena terkendala pandemi COVID-19, Program Studi Farmasi Universitas Ma Chung akhirnya mendapatkan asesmen lapangan daring yang dilakukan oleh:
a. Apt. Dr. Teuku Nanda Saifullah S., M.Si. (Universitas Gadjah Mada)
b. Apt. Dr. Yustina Sri Hartini, MSi. (Universitas Sanata Darma)

Dalam AIPT, berbagai komponen yang dinilai adalah: Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran, Strategi Pencapaian (Standar 1); Tata Pamong, Kepemimpinan, Sistem Pengelolaan dan Penjaminan Mutu (Standar 2); Mahasiswa dan Lulusan (Standar 3); SDM (Standar 4); Kurikulum, Pembelajaran, dan Suasana Akademik (Standar 5); Pembiayaan, Prasarana, Sarana, Sistem Informasi (Standar 6); Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan Kerja Sama (Standar 7).

Setelah melakukan asesmen, maka pada 17 November 2020, Program Studi Farmasi Universitas Ma Chung resmi menyandang Akreditasi B melalui SK no. 0231/LAM-PTKes/Akr/Sar/XI/2020.

“Kita harus bekerja semakin keras untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Farmasi dan pelayanan kepada mahasiswa,” pungkas Dr. Murpin Josua Sembiring, S.E., M.Si. (*/had)