Mantapkan PPKM Mikro, Terbentuk 1.120 Posko di Kota Malang

Foto: Rapat Evaluasi PPKM Mikro di Ngalam Command Center (NCC) Balai Kota Malang, Kamis (19/2/2021). (ist)

BACAMALANG.COM – Kesiapan Pemkot Malang bersama Forkopimda benar-benar terlihat dari kekompakan dan kematangan persiapan pelaksanaan PPKM mikro. Hal ini terbukti dari adanya sebanyak 1.120 posko terbentuk guna implementasi PPKM mikro agar efektif dan efisien.

“Di Kota Malang 1.120 posko PPKM Mikro dan ini terus dilakukan tiap RT harus ada posko” ujar Wali Kota Malang H. Sutiaji, Kamis (17/2/2021).

Dana Siap, Zonasi Membaik

Seperti diketahui, digelar Rapat Evaluasi PPKM Mikro di Ngalam Command Center (NCC) Balaikota Malang dihadiri oleh Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji, Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata dan Dandim 0833/Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona.

Dalam rapat ini Wali Kota Malang Sutiaji sampaikan kesiapan Kota Malang dalam PPKM Mikro. Pemerintah Kota Malang sudah menyiapkan dana pelaksanaan PPKM Mikro. Dana Operasional Posko Kecamatan dan Kelurahan total berjumlah 129 juta untuk 5 Kecamatan dan 57 Kelurahan. Dana operasional RT/RW total berjumlah 2,415 Miliar. Dana operasional tersebut sudah diajukan pencairannya sejak 17 Februari 2021 kemaren.

Update zonasi covid-19 tiap RT per tanggal 17 Februari 2021 menunjukkan ada 4.026 RT kategori zona hijau dan ada 48 RT yang berkategori zona kuning. RT di Kota Malang tidak ada yang berzonasi orange dan merah.

Status RT Kategori zona kuning terbanyak berapa di dua Kecamatan Blimbing dan Kecamatan Sukun. Grafik penambahan kasus konfirmasi positif covid-19 turun signifikan selama periode PPKM Mikro ini. Hal ini merupakan dampak dari usaha pencegahan selama periode PPKM pertama dan kedua.

Selanjutnya Wali Kota Malang menginisiasi agar PPKM Mikro ini tidak berbatas waktu. “Jadi PPKM itu saya kira tidak usah ada batas waktu, sampai pandemi ini berakhir. Hanya saja seperti WFH-nya Kita ubah, 75 WFO-nya dan yang 25 WFH dan unit usaha juga gitu,” pungkas Sutiaji. (*/had)