Baliho Sanusi-Didik Bertebaran, Bawaslu Angkat Bicara

Ketua Bawaslu Kabupaten Malang, M Wahyudi (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Malang angkat bicara terkait banyaknya baliho pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Malang 2020, HM Sanusi dan Didik Gatot Subroto..

Ketua Bawaslu Kabupaten Malang, M Wahyudi meminta kepada Satuan Polisi Pamong Praja agar turun tangan menertibkan baliho yang sudah bertebaran itu. Hal ini juga mengingat tahapan kampanye Pilkada masih sangat jauh.

“Yang perlu kami sampaikan dan masyarakat luas ketahui adalah saat ini belum masuk tahapan kampanye. Artinya apa? Karena belum masuk tahapan kampanye, Bawaslu tidak bisa melakukan pelarangan atau penertiban. Karena ini belum waktunya kampanye, yang berhak melakukan penertiban adalah pemerintah daerah dalam hal ini Pemkab Malang sendiri melalui Satpol PP,” ujar Wahyudi, Rabu (18/3/2020).

Kini, kata Wahyudi, semuanya kembali kepada Satpol PP untuk berani menertibkan atau tidak. Hal itu mengingat, Sanusi saat ini masih menjabat Bupati Malang, yang notabene pimpinan dari Satpol PP.

“Tapi apakah Satpol PP berani kalau baliho APK itu ternyata milik atasanya sendiri. Masyarakat harus paham, karena soal ini Bawaslu masih belum bisa menertibkan dikarenakan waktu tahapan kampanye belum dimulai,” terangnya.

Salah satu baliho yang menampilkan pasangan Bacabup dan Bacawabup, Sanusi-Didik (ist)

Wahyudi pun mengakui, saat ini pihaknya belum bisa berbuat banyak. Bawaslu hanya bisa mendorong agar aparat terkait bisa menegakkan peraturan yang berlaku.

“Kami Bawaslu mendorong Satpol PP untuk peduli akan hal ini. Sementara kawan-kawan media sebagai kontrol. Jangan sampai masyarakat awam menanyakan atau beranggapan kinerja Bawaslu gimana sih, kok di diamkan saja. Padahal penertiban baliho sebelum masa kampanye Pilbup adalah wewenang Pemda dalam hal ini Satpol PP. Jangan sampai Satpol PP tidak berani menertibkan, karena masalah ini juga menjadi kepentingan Pemkab juga,” pungkasnya. (mid/yog)