New Normal, MTsN 6 Malang Bagi Rapor dengan Cara Berbeda

MTsN 6 Malang

Foto: MTsN 6 Malang Bagi Rapor Dengan Cara Berbeda. (ist)

BACAMALANG.COM – Hal berbeda kembali dilakukan oleh Madrasah Tsanawiyah Negeri atau MTsN 6 Malang dalam kegiatan pembagian rapor ditengah pandemi Coronavirus disease 2019 atau Covid-19.

MTsN 6 Malang membagikan rapor melalui jasa Pos Indonesia dan melakukan siaran “Raporan New Normal Live Streaming Tahun 2020” melalui YouTube. Daring, menjadi salah satu alternatif yang efektif bagi MTsN 6 Malang untuk tetap melaksanakan pembagian rapor namun dengan tetap menjalankan physical distancing.

Raporan New Normal Live Streaming MTsN 6 Malang menjadi jawaban atas keresahan siswa menanti hasil tuntas belajar semester genap 2019/2020 di tengah pandemi Covid-19. Tampak di layar sebagai pembuka, dalam sambutannya Kepala Kementerian Agama Kabupaten Malang, Mustain yang juga hadir secara virtual menyampaikan pesan untuk seluruh siswa MTsN 6 Malang.

“Semoga anak-anak sekalian bisa lebih sukses, lebih berprestasi dalam mencari ilmu yang bermanfaat,” ujar Mustain.

Sementara itu Kepala MTsN 6 Malang, Sutirjo mengatakan bahwa pembagian rapor dalam masa New Normal dengan memanfaatkan teknologi live streaming tentunya akan memiliki makna yang berbeda. Bahkan menurutnya, bisa menjadi sebuah sejarah yang akan dikenang di tahun-tahun berikutnya.

“Raporan New Normal live streaming di tahun 2020 ini tentunya memiliki makna yang berbeda. Sejak berdirinya MTsN 6 Malang hingga bahkan hingga puluhan tahun, ratusan tahun ke depan belum tentu ada yang melakukan bahkan tidak akan terulang raporan di kala New Normal. Sehingga, momentum ini menjadi pengalaman yang tidak akan terlupakan bagi siswa,” kata Sutirjo.

Sutirjo juga berharap bahwa semua kegiatan yang digelar selama Learning From Home alias LFH, dapat menghantarkan peserta didik tetap meraih prestasi dan ilmu yang bermanfaat ditengah pandemi Covid-19.

Tampak juga dalam tayangan video pendek New Normal para siswa MTsN 6 Malang, mulai dari siswa diantar orang tua ke madrasah menggunakan atribut unik sesuai dengan protokol kesehatan, berjalan dengan tetap memperhatikan jarak aman antar siswa, pengecekan suhu badan, cuci tangan tanpa sentuh, pemakaian hand sanitizer, dan pengecekan sebelum masuk kelas oleh ketua kelas.

Selanjutnya, juga ditayangkan bagaimana kondisi kelas saat New Normal. Antar bangku diberi jarak dan pembatas menggunakan bahan sederhana dari kardus.

Ditampilkan juga bagaimana kerinduan siswa pada sekolah dan suasana haru antara orang tua dan siswa saat menerima rapor dari Postman. Serta tayangan uji tahfidz yang dilakukan secara daring. Tayangan diakhiri dengan pemberian anugrah siswa berkarakter dengan menampilkan video pendek kegiatan siswa pemenang anugrah siswa berkarakter responsif, tangguh, dan religius. (mid/yog)