Wali Kota Batu Izinkan Museum Angkut Beroperasi Lagi, Hanya Sabtu dan Minggu

Foto: Wali Kota Batu Dra. Hj. Dewanti Rumpoko, M.Si saat diwawancarai awak media, usai meninjau kesiapan protokol kesehatan di Museum Angkut. (Eko Sabdianto)

BACAMALANG.COM – Wali Kota Batu Dra. Hj. Dewanti Rumpoko, M.Si didampingi Wakil Wali Kota Batu Ir. H. Punjul Santoso, MM, Kapolres Batu AKBP Harviadi Agung Prathama, SIK., MIK, Kepala Dimas Pariwisata Drs. Arief As Sidiq meninjau langsung tempat wisata buatan Museum Angkut yang berlokasi di Jalan Terusan Sultan Agung, No.2, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu, Kota Batu, Sabtu (18/7/2020).

Menurut Budhe sapaan akrab Wali Kota Batu ini, dengan dibukanya kembali tempat wisata buatan tersebut, lantaran telah layak dan memenuhi SOP protokol kesehatan.

“Hari ini Museum Angkut sudah resmi dibuka kembali, namun hanya pada hari Sabtu dan Minggu saja. Karena fasilitas SOP protokol kesehatan juga sudah dipersiapkan dengan baik. Wisatawan yang berkunjung ke sini, wajib mentaati semua peraturan yang ada, salah satu contohnya tetap selalu memakai masker,” kata Budhe kepada wartawan, usai meninjau kesiapan protokol kesehatan.

Politisi PDIP ini mengatakan, bahwasanya semua itu sebenarnya tergantung orangnya sendiri dalam menjalankan suatu usaha, terutama di bidang pariwisata.

“Semua fasilitas sudah ada, tetapi ketika SOP kesehatan itu tidak diterapkan oleh para karyawan, ini yang bakal menjadi masalah nantinya. Namun akan tetapi, Tim Gugus Tugas Covid-19 akan terus melakukan pendampingan.

“Persiapan pembukaan ini bukan hanya fasilitas, tetapi karyawannya juga sudah di rapid test. Sehingga itu akan membuat para wisatawan maupun pengunjung merasa aman dan nyaman,” terang dia.

Mantan None Jakarta ini juga berharap, agar seluruh staf maupun semua karyawan Museum Angkut, harus tetap selalu disiplin dalam menjalankan SOP protokol kesehatan.

“Harapannya bukan hanya lancar dan banyak pengunjungnya, akan tetapi yang terpenting juga Museum Angkut tetap menjalankan SOP protokol kesehatan, dan itu yang paling utama,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pemkot Batu, Drs. Arief As Siddiq menambahkan, dibukanya kembali Museum Angkut, salah satunya adalah sebagai bentuk kesiapan dari manajemen maupun pengelola wisata yang dinilai oleh Tim Gugus Tugas Covid-19.

“Jika telah siap, maka konsekwensinya dengan penerapan protol kesehatan yang ketat dan disiplin yang dilakukan oleh pengelola. Semoga tempat-tempat wisata di Kota Batu yang sudah mulai beroperasional, dapat menjadi contoh bagi wisata lainnya,” ujar Arief.

Mantan Lurah Sisir ini berharap, bahwa setelah dibuka kembali tempat wisata di Kota Batu, nantinya dapat dipercaya oleh wisatawan domestik maupun mancanegara yang nantinya berkunjung kembali.

“Semoga saja dengan dibukanya Museum Angkut ini, bisa mendorong sektor wisata lainnya dan mengangkat kembali Kota Wisata Batu sebagai tujuan wisatawan,” tandasnya. (Eko/Red)