Milenial Bantur Ini Sukses Budidaya Domba

Foto : Vando bersama Domba piaraannya. (ist)

BACAMALANG.COM – Banyak pemuda mileneal bangkit menjalani masa pandemi dengan sukses menjalankan aneka usaha prospektif.

“Kalau awalnya di tahun 2018 Saya jual beli Domba melayani kemitraan. Kalau usaha sekarang breeding Domba ini Saya mulai di tahun 2019 bulan September tepatnya,” tegas Vando Resangga Danta, Jumat (19/2/2021).

Vando menekuni budidaya Domba di Dusun Gampingan RT 32 RW 06 Desa Wonokerto Kecamatan Bantur Kabupaten Malang.

Ia mengatakan menjalani usaha breeding (peranakan/pembibitan) Domba lokal. “Modal awal Saya sepeda motor Vixion Saya tukar dengan Domba,” imbuh Vando.

Ia menuturkan, kendalanya ketika Domba anak yang beranak prematur, ada yang ketika lahir 2 ekor yang satu kecil jadi harus ada perawatan ekstra dalam penangananya.

Domba 100 Ekor

Vando menyebut bisnis Domba prospektif. “Daging Domba merupakan salah satu komoditi pangan yang cukup diminati dalam hal konsumsi permintaan daging domba dan domba bibit cukup banyak di indonesia ini. Apalagi sekarang para peternak muda sudah mulai menggeluti bisnis peternakan mulai dari Sapi, Kambing dan Domba,” tukas Vando.

Vando sekarang total mempunyai 100 ekor lebih Domba. “Kalau ternak Kambing tidak ada. Saya sekarang juga mencoba ternak Sapi potong,” papar Vando.

Ia menjelaskan awal mula budidaya ternak ini. “Ternaknya modal sendiri dari hasil barter sepeda motor Saya dengan Domba,” urai Vando.

Sementara ini selama setahun setengah ia memelihara Domba. “Saya belum pernah menjual Domba di kandang Saya. Karena saya ingin mencapai target dimana Saya ingin setiap bulan menjual 50 ekor Domba dan 50 ekor lahir anak Domba di kandang Saya. Jadi intinya 50 jual 50 lahir di kandang. Perputarannya seperti itu,” jelas Vando.

Kendala lain adalah ketika Domba beranak 1 ekor itu salah satu kendalanya karena target dia induk Domba harus beranak 2 ekor untuk mencapai target.

Penjualan Ternak

Penjualan ternak di pasar hewan dan juga langsung ke peternak di kampung. “Rencananya kalau nanti target sudah tercapai pasti akan Saya jual online,” imbuh Vando.

Saat pandemi ini cukup berdampak dari segi harga domba yang naik turun. Rencananya nanti ketika target dia tercapai ia juga akan membuka kemitraan domba untuk memberdayakan masyarakat dalam usaha beternak Domba.

“Harapan Saya semoga Indonesia bisa swasembada daging ke depannya dan untuk para peternak muda terus semangat memulai usahanya dan pesan Saya agar semua generasi muda mau berkecimpung di dunia peternakan karena peluang bisnis di dunia peternakan sangat terbuka lebar. Yang ingin tahu lebih jauh bisa lihat di
Facebook : Vando Resangga Danta
Instagram : @vandoresangga,” pungkas Vando. (had)