Efek Covid-19, RSUD Kanjuruhan Tiadakan Jam Besuk

RSUD Kanjuruhan (ist)

BACAMALANG.COM – RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang akhirnya meniadakan jam besuk pasien efek dari virus corona atau Covid-19.

Hal itu dikatakan Plt Direktur Utama RSUD Kanjuruhan, dr Dian Suprojo, saat jumpa pers di Pendopo Kabupaten Malang, Jalan Panji Kepanjen, Kamis (19/3/2020).

“Kami sampaikan, mengimbau bahwa untuk pasien tidak kami perkenankan untuk dibesuk,” kata Dian.

Dian juga menjelaskan, untuk pasien yang tengah menjalani rawat inap, pendamping maksimal sebanyak dua orang. Pendampingan itu sendiri harus dilakukan secara bergantian.

“Maksimal dua penunggu, sistemnya bergantian. Kami juga buat sistem satu pintu di rumah sakit, agar penyebarannya bisa ditekan semaksimal mungkin,” terangnya.

Di sisi lain, sebagai rumah sakit rujukan Covid-19, RSUD Kanjuruhan telah menyiapkan sebanyak tujuh ruang isolasi. Selain itu, RSUD Kanjuruhan juga menyiapkan lima orang dokter yang khusus menangani Covid-19 itu.

“Terkait kesiapan RSUD Kanjuruhan untuk kewaspadaan corona. Jadi kita sudah buat tim. Kami sudah buat terkait langkah apa yang akan dilakukan untuk menghadapi pasien Covid-19,” ungkap Dian. (mid/yog)