Produktif Berkarya Meski Pandemi Menjangkit

Foto: Hedik Setiawan. (ist)

BACAMALANG.COM – Walaupun pandemi masih menjangkit, namun YouTuber satu ini terus produktif berkarya menjadikan sebagai opportunity kebangkitan dari keterpurukan.

“Pandemi sebenarnya menurut saya adalah oportunity untuk Kita lebih bergiat di platform online. Bisa jualan online, berkarya lewat online dan hal hal positif lainnya,” tandas Pendiri KYM (Komunitas YouTuber Malang), Hedik Setiawan, Minggu (19/7/2020).

Hedik menjelaskan, ia mendirikan KYM pada 2 APRIL 2018, dengan anggota aktif 20 orang.

Dikatakannya, terkadang ada yang gabung beberapa saat, lalu keluar lagi.

“Mungkin karena gak betah atau punya visi yang berbeda,” tutur Hedik.

Dipaparkannya, YouTube baginya pribadi menjadi sarana untuk menyalurkan informasi yang dia ketahui dan membaginya di YouTube.

“Lebih dari itu YouTube juga sebagai sarana saya buat berkarya. Saya tidak terlalu peduli dapat uang atau tidak di YouTube. Yang terpenting saya suka membuat karya di Youtube dan dilihat banyak orang atas karya saya,” ungkap Hedik.

Ia menguraikan, pandemi sebenarnya adalah opportunity untuk semua orang lebih bergiat di platform online.

“Pandemi adalah sebuah bencana bagi semua manusia di negara manapun. Tapi Kita juga tidak boleh terpuruk terlalu lama. Kita harus tetap berkarya,” papar Hedik.

Ia mengungkapkan, cara membangkitkan optimisme di tengah masyarakat adalah tetap bekerja/berkarya sesuai keahlian masing-masing, tetapi tetap menjalankan safety health semisal memakai masker saat kerja, selalu cuci tangan dengan hand sanitizer setelah aktivitas dan prosedur kesehatan lainnya.

“Saya yakin badai pasti berlalu dan pelangi akan datang kepada yang percaya. Dan yakin, Kita pasti bisa menghadapinya bersama-sama,” tukas Hedik.

Hedik berpesan agar jangan terlalu berambisi di YouTube, karena masih bisa menghasilkan uang di platform lainnya.

“Teman-teman semua masih bisa menghasilkan uang di platform lain, Jangan cuma gali sumber air di satu tempat Agar rasio rewardnya lebih besar daripada risknya. Anyway, tetap bisa ngeyoutube untuk mencari nafkah. Tetapi saran saya jangan terlalu terfokus. Lebih baik Kita punya banyak sumber penghasilan daripada satu,” jelas Hedik.

Ia berharap agar perekonomian segera membaik. “Harapan ke depan perekonomian dunia termasuk Indonesia segera membaik, dan di dunia peryoutube-an lebih dibuat ajang berkarya yang berkualitas. Agar audience mendapatkan pesan yang positif di setiap karya yang Kita buat,” tutur Hedik mengakhiri. (had/red)