UB Bersama 2 PTN dan TIM ENHANCE (ERASMUS+) Gelar KKN Kolaboratif

Foto: Survey awal ke lokasi KKN oleh tim Enhance pada bulan Februari lalu. (ist)

BACAMALANG.COM – Universitas Brawijaya bersama dengan UGM, ITB dan Tim Enabling Humanitarian Attributes for Nurturing Community based Engineering (ENHANCE) melaksanakan KKN kolaboratif tahun 2020, Rabu (19/8/2020).

ENHANCE merupakan proyek kolaborasi yang dikoordinatori oleh University of Warwick (UoW) United Kingdom itu didanai oleh proyek Erasmus+ (European Commission). Kegiatan KKN kolaboratif ini merupakan inisiasi pada saat dilakukan kegiatan ENHANCE melalui Practice Dialogue Workshop di UGM dan ITB tahun lalu.

Kegiatan KKN kolaboratif ini resmi dilaksanakan mulai tanggal 24 Juni 2020 dan berakhir pada 14 Agustus 2020 yang dikoordinatori oleh UGM. Pada awalnya kegiatan KKN kolaboratif ini direncanakan akan diikuti oleh mahasiswa dari UB, ITB dan UoW untuk melaksanakan kegiatan KKN yang berlokasi di desa Hargowilis, Hargotirto serta Kecamatan Seyegan, Sleman Yogyakarta. Akan tetapi dengan adanya pandemi Covid-19 maka terjadi perubahan mekanisme KKN daring secara penuh yang diikuti oleh 19 mahasiswa dari UB, 9 mahasiswa dari ITB dan 41 mahasiswa dari UGM.

Kegiatan KKN secara daring ini merupakan kegiatan KKN yang pertama kali dalam sejarah yang diinisiasi oleh UGM. Dari Universitas Brawijaya terdapat 19 mahasiswa yang turut serta dalam kegiatan KKN kolaboratif yang berasal dari Jurusan Teknologi Industri Pertanian, Fisika, Ilmu Hukum, dan didominasi oleh Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota.

Selama kegiatan berlangsung mahasiswa juga didampingi oleh tim dosen yang terlibat dalam kegiatan Doktor Mengabdi (DM) LPPM-UB yang dikoordinatori oleh Irnia Nurika, STP, MP, Ph.D dan beberapa dosen lainnya diantaranya, Dr. Techn. Christia Meidiana, ST., M.Eng, Adipandang Yudono, S.Si.,MURP.,Ph.D, Sri Suhartini, STP.,M.env.Mgt., Ph.D, dan Dodi Wirawan Irawanto, SE. MCom. Ph.D.

Berdasarkan isu-isu strategis serta potensi dan masalah yang dimiliki oleh wilayah KKN, mahasiswa UB melakukan empat inisiasi program utama yakni, Pembuatan Masterplan Desa Wisata Hargotirto, Pembuatan Masterplan Desa Wisata Hargowilis, Pembuatan Masterplan Desa Wisata Margoagung, dan kegiatan Sosialisasi Perguruan Tinggi.

Seluruh program inisiasi ini dilaksanakan secara kolaboratif bekerjasama dengan tim dari UGM dan ITB. Tak hanya itu, mahasiswa UB juga terlibat aktif pada program-program kegiatan yang diinisiasi oleh mahasiswa UGM dan ITB. Mahasiswa juga mengikuti serangkaian kegiatan dimulai dari pemberian pembekalan seputar kegiatan KKN Doktor Mengabdi (LPPM-UB), pelepasan mahasiswa KKN UGM, serta berperan aktif dalam mediasi dengan pihak masyarakat dan lembaga terkait di wilayah KKN.

Lebih dari itu, mereka juga terlibat dalam asistensi kemajuan program KKN bersama dosen pembimbing, hingga presentasi akhir output kegiatan KKN kolaboratif ini dengan pihak masyarakat dan perangkat desa.

Irnia Nurika, koordinator Tim Enhance UB, mengaku rencananya pada tahun 2021 mendatang KKN kolaboratif UB, UGM, ITB dan tim Enhance ini akan diselenggarakan dan dikoordinatori oleh ITB. Sementara pada tahun 2022 Universitas Brawijaya yang akan menjadi tuan rumah. (Lis/Red)