Unisma Berhasil Menembus Peringkat 50 Besar PTN/PTS di Indonesia, Ini Kata Rektor

Foto: Rektor UNISMA Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si (ned)

BACAMALANG.COM – Peringatan Kemerdekaan RI ke-75 tahun pada 17 Agustus 2020 ternyata menjadi momen istimewa bagi Universitas Islam Malang (Unisma).
Kampus Nahdlatul Ulama (NU) tersebut berhasil menembus peringkat 50 besarĀ perguruan tinggi baik negeri maupun swasta.

Rektor UNISMA Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si mengatakan, Unisma berada di rangking 44 berdasarkan pemeringkatan klasterisasi perguruan tinggi se-Indonesia. “Pengumuman disampaikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus kemarin,” ungkapnya, Selasa (18/8/2020).

Bagi Maskuri, hal ini menjadi tantangan lebih baik ke depannya, dengan semakin berikhtiar mempersiapkan segala sesuatunya. Namun Rektor yang produktif menulis buku ini menegaskan, bahwa pencapaian tersebut tidak lepas dari percepatan perbaikan baik dari sisi manajemen, kemahasiswaan, penelitian, pengabdian, kerjasama serta inovasi.

Maskuri menambahkan, Unisma telah melakukan merdeka belajar di semua program studi. “Merdeka belajar telah dilakukan di sini, dan juga di lembaga pondok pesantren, dimana selanjutnya, untuk meningkatkan kualitas pendidikan, kami tengah mengajukan 7 akreditasi program studi internasional,” urainya.

Foto: Unisma di peringkat 44 perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia. (Kemendikbud)

Kemendikbud RI menitikberatkan sejumlah aspek penilaian, seperti dosen berpendidikan S3, jumlah mahasiswa, jumlah dosen, artikel ilmiah terindeks, jumlah program studi yang terakreditasi, jumlah sitasi dosen, lulusan, serta kerja pengabdian masyarakat.

Maskuri menjelaskan, aspek proses menjadi poin paling besar. Kemudian disusul sisi input, out come dan out put dari sejumlah penilaian tersebut. Selain faktor penilaian di atas, lanjut Maskuri, ada peran dari ikhtiar spiritual yang dijunjung tinggi di kampus yang juga berhasil mempertahankan posisi nomor 1 di Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) se-Indonesia ini.

“Salah satu indikatornya, keunggulan dari sisi spiritual dan moralitas untuk menjaga perilaku, dimana banyak mahasiswa kami yang sebelum lulus sudah dipinang oleh sejumlah perusahaan BUMN maupun swasta,” tandasnya. (ned)