KPU Kabupaten Malang Ajak Masyarakat Tanggapi DPS

Foto: Khilmi Arif ,Divisi Data dan Informasi KPUD Kabupaten Malang saat monitoring pemasangan Daftar Pemilih Sementara di Kecamatan Dau. (ist)

BACAMALANG.COM – Usai Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Malang Tahun 2020 ditetapkan pada tanggal 12 September 2020, kini DPS bisa diakses di balai desa dan tempat strategis lainnya selama 10 hari se-kabupaten Malang.

Tanggapan mengenai DPS ini terhitung mulai 19 – 28 September 2020, masyarakat dapat melihat di papan informasi tersebut, apakah namanya sudah tercantum dalam DPS atau belum dan apabila tidak masuk bisa menghubungi panitia pemungutan suara desa setempat.

“Masyarakat dapat memberikan tanggapan dan masukan terhadap DPS yang telah diumumkan dengan mengisi formulir yang telah disiapkan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) di kantor sekretariatannya, kata Khilmi Arif, Divisi Data dan Informasi KPU Kabupaten Malang.

Tiga hal utama terkait tanggapan dan masukan menurut Komisioner Divisi Data ini, pertama, masyarakat dapat mendaftarkan namanya jika belum tercantum dalam DPS, Kedua, masyarakat dapat mengoreksi komponen data jika terjadi kekeliruan dan ketiga adalah memberikan informasi/masukan perihal nama-nama yang sudah berkategori Tidak Memenuhi Syarat (TMS). “Tentu semua itu harus dibuktikan dengan identitas kependudukan dan /atau bukti lainnya, jelas Khilmi.

Penempelan DPS yang dilakukan KPU secara serentak hari ini yang dibantu Badan Adhocnya bertujuan untuk melindungi hak pilih agar proses demokrasi berjalan secara lugas, adil dan akuntable.

Selain itu, akurasi dan pemutakhiran data juga menjadi tujuan utama dalam masa pengumuman dan tanggapan masyarakat terhadap DPS.

“Saya mengajak seluruh komponen masyarakat berpartisipasi aktif dalam gerakan melindungi hak pilih ini, jangan sampai ada warga masyarakat yang belum terdaftar menjadi pemilih di Pemilihan Serentak 2020 ini,” pungkasnya. (yon/red)