Pelaku Pembunuhan Karangsuko Terancam Membusuk di Penjara

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar menunjukkan barang bukti celurit yang digunakan Matjikin untuk menghabisi nyawa Dulmanan (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Pelaku pembunuhan Dulmanan (42) warga Desa Karangsuko Kecamatan Pagelaran, Matjikin (35), terancam menghabiskan sisa hidupnya di penjara.

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar mengatakan, Matjikin bakal dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

“Iya direncanakan. Kita kenakan Pasal 340 KUHP, pembunuhan berencana. Ancaman hukumannya 20 tahun dan paling lama seumur hidup,” ujar Hendri Umar, dalam rilis di Mapolres Malang, Kamis (19/11/2020).

Kapolres kelahiran Solok Sumatera Barat mengungkapkan, dari hasil otopsi diketahui bahwa Dulmanan menderita lima kali luka bacokan. Masing-masing di bahu serta leher bagian kanan dan kiri.

“Ada lima bekas luka. Cukup besar semua. Ada yang tembus hingga ke batang otak yang mengakibatkan putusnya aliran oksigen dan menyebabkan korban meninggal dunia,” ucap Hendri.

Hendri pun menerangkan, motif yang dimiliki tersangka adalah dendam. Tersangka merasa kesal terhadap korban karena diduga telah membuat berantakan rumah tangganya.

“Kita dapatkan keterangan, pelaku ini marah kepada korban. Korban sering menjelek-jelekan pelaku lewat Facebook Messenger ke istri pelaku yang saat ini bekerja di Taiwan. Hingga akhirnya istri pelaku memilih menceraikan pelaku. Atas dasar tersebut, pelaku sakit hati, marah, kepada korban,” terang Hendri.

Sementara Matjikin tidak menampik jika ada rasa jengkel terhadap korban. Amarah Matjikin tidak bisa dibendung karena korban telah bertutur kata yang bukan-bukan kepada istrinya.

“Jengkel pak. Dia ngerusak hubungan rumah tangga saya. Waktu itu saya mau berangkat ke sawah. Saya panggil dia, terus saya ambil celurit di motor,” kata Matjikin. (mid/yog)