PABSI Kota Malang Asuransikan Atlit dan Bagikan Smartwatch

Foto: Pengurus PABSI Kota Malang. (ist)

BACAMALANG.COM – Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Kota Malang melakukan langkah inovatif dalam rangka persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) ke-VII Jawa Timur yang akan dilaksanakan tahun 2022 mendatang.

Pengurus PABSI Kota Malang telah bekerjasama dengan salah satu lembaga asuransi milik bank pemerintah guna memberikan perlindungan kepada seluruh atlet dan pelatihnya.

Ketua PABSI Kota Malang Yoga Adhinata yang ditemui di sela-sela pelaksanaan rapat awal tahunan Pengurus PABSI Kota Malang mengatakan, cabor angkat besi adalah salah satu cabor yang beresiko tinggi dan tentunya rawan menimbulkan cidera berat bagi atletnya.

Memberi Rasa Tenang

Oleh karena itu guna memberikan rasa tenang kepada atletnya, maka dengan menggandeng asuransi merupakan langkah yang tepat sebagai sarana perlindungan dan antisipasi terhadap resiko yang ditimbulkan pada saat latihan.

“Sesuai dengan hasil rapat seluruh jajaran Pengurus PABSI Kota Malang bersama pelatih dan atlet yang Kita laksanakan hari ini, Kita dapatkan permasalahan yang selama ini menjadi keluhan para atlet dan yang utama adalah rasa kuatir jika misalkan mereka cidera berat ataupun kecelakaan pada saat latihan mereka bingung dengan biayanya sehingga alhamdulillah semua permasalahan itu sudah Kita berikan solusinya,” ujar pria yang akrab dipanggil Sam Yoga tersebut.

Sam Yoga menjelaskan, selama ini PABSI Kota Malang memang agak kesulitan mencari bibit-bibit atlet angkat besi dan dirinya cukup memahami dikarenakan banyak orang tua yang merasa kuatir dengan resiko yang ditimbulkan seperti cidera berat.

“Keluhan yang disampaikan Pelatih kepada Kami, bahwa mereka merasa kesulitan mencari bibit atlet pria apalagi yang wanita, dan itulah tantangan bagi Kami pengurus yang baru ini,” kata Sam Yoga yang juga Pengurus KONI Kota Malang.

Dalam rangka memajukan olahraga angkat besi khususnya di Kota Malang, sudah saatnya dilakukan inovasi baru agar cabor tersebut menjadi daya tarik bagi kawula muda. Langkah awal yang diambil oleh pengurus adalah melakukan sosialiasi dan pengenalan kepada masyarakat mengenai metode latihan yang aman terhadap resiko cidera.

Disinggung tentang persiapan atletnya dalam menghadapi PORPROV yang akan datang, Sam Yoga menguraikan bahwa sampai saat ini atletnya masih aktif menggelar latihan bahkan disaat kondisi pandemi pun tidak menyurutkan semangat atletnya untuk tetap rajin latihan.

Sam Yoga menambahkan bahwa angkat besi merupakan olahraga perorangan sehingga minim kontak dengan yang lainnya, namun dirinya menegaskan pada saat latihan protokol kesehatan wajib diterapkan seperti rutin melakukan pengecekan suhu badan sebelum latihan, termasuk juga penyemprotan disinfektan ke semua peralatan yang digunakan.

Terkait dengan kerjasama antara PABSI Kota Malang dengan pihak asuransi, Sam Yoga menguraikan bahwa yang dicover oleh asuransi yaitu terdiri dari kesehatan dan kecelakaan termasuk jika harus rawat inap nanti semuanya akan mendapat keringanan karena sudah dicover oleh asuransi. Tak cukup sampai disitu, inovasi baru juga dilakukan oleh Pengurus PABSI Kota Malang dimana seluruh atletnya dibekali dengan jam pintar atau smartwatch.

“Kami bekali semua atlet termasuk pelatih dengan smartwatch agar Kami bisa memantau progress hasil latihan sekaligus memudahkan atlet untuk mengingatkan jadwal latihan,” urai pria penggemar moge tersebut.

Pelatih Beri Apresiasi

Sementara itu, salah satu pelatih PABSI Kota Malang Muslimin menambahkan, bahwa dirinya merasa senang dengan adanya inovasi dari Pengurus PABSI yang baru ini, oleh karena itu dia optimis bisa memenuhi target yang sudah diberikan pengurus kepadanya.

“Tadi saat rapat saya diberi target oleh Pengurus untuk bisa meraih minimal 3 emas di PORPROV mendatang dan saya janji akan memenuhi target tersebut”, ujar Muslimin.

Atlet yang hadir dalam acara rapat Alan May Saputra kepada awak media juga mengatakan dirinya berterima kasih kepada pengurus yang baru atas pemberian smartwatch untuk menunjang latihan. “Alhamdulillah sekarang latihan bisa lebih semangat lagi dan nggak takut lupa jadwalnya karena semua sudah bisa terekam di smartwatch,” ujar Alan. (*/had)