Pelaku Pembuat Hoaks Danramil Kebomas Meninggal Akhirnya Terungkap

Konferensi pers pengungkapan kasus penyebaran berita palsu (ist)

BACAMALANG.COM – Pelaku pembuat informasi palsu alias hoaks tentang meninggalnya Danramil Kebomas Gresik usai menjalani vaksinasi Covid-19 akhirnya terungkap.

Pelaku adalah Tri Setyo (44) warga Griyo Asri Sidoarjo. Tri saat ini berstatus sebagai narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Porong Sidoarjo.

Tri merupakan terpidana kasus pembunuhan. Dari dalam tahanan, Tri dengan segaja membuat narasi yang berisikan informasi palsu untuk disebarluaskan ke khalayak umum melalui jagat media sosial.

Berikut isi informasi palsu yang dibuat oleh Tri;

“innalillahi wainna ilaihi rojiun, vaksin pertama, kasdim 0817 gresik, mayor sugeng riadi, tadi malam danramil kebomas gresik meninggal akibat siang disuntik vaksin…pagi proses pemakaman… hati2 bahaya vaksin ini nyata,”

Pelaku penyebar berita palsu, Tri (ist)

Narasi yang dibuat Tri itu kemudian dibagikan ke beberapa WhatsApp Grup, hingga menyebar luas ke sejumlah platform media sosial.

Informasi palsu yang beredar ini sendiri begitu meresahkan masyarakat. Apalagi, pemerintah tengah gencar memberikan sosialisasi bahwa vaksinasi ini aman dan halal.

Beruntung, aparat berwenang bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya pelaku bisa terungkap.

Akibat perbuatannya itu, Tri dipastikan akan lebih lama menjalani hukuman. Dia akan dijerat pasal 45A ayat 1 Undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 11 tahun 2008 pasal 28 ayat 1 Undang-undang RI nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan transaksi elektronik.

Disitu disebutkan, setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik diancam hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar. (mid/yog)