Dongkrak Perekonomian Masyarakat Pagak, KKN Unira Malang Gelar Pelatihan Pengolahan Limbah dan Pendampingan UMKM

Foto: Kegiatan Mahasiswa KKN-T 9 UNIRA Malang. (ist)

BACAMALANG.COM – Mahasiswa KKN-T 9 UNIRA Malang mendongkrak perekonomian masyarakat di desa Pagak sebagai wujud pengabdiannya di sektor ekonomi. Pandemi Covid-19 tentunya mempengaruhi perekonomian masyarakat, untuk itu mahasiswa KKN-T 9 UNIRA Malang melakukan pelatihan dan pendampingan UMKM agar barang yang telah diproduksi mendapatkan legalitas dan tetap laku secara offline maupun online.

Pendampingan UMKM ini dilakukan dengan cara membantu legalitas seperti NIB, IUMK dan P-IRT, desain kemasan serta pembukaan toko online. Pendampingan ini dilakukan sesuai kebutuhan UMKM masing-masing. Berikut ini UMKM yang telah dibantu oleh KKN-T 9 UNIRA Malang :

  1. Kripik Pisang Mr. Jack : Legalitas Usaha (NIB dan IUMK).
  2. Gatot dan Tiwul Instan VIKASARI : Legalitas Usaha ( NIB, IUMK dan P-IRT), Desain Kemasan, Pembukaan Toko Online.
  3. Alat Dapur, Pak Rohim Aluminium : Legalitas Usaha  (NIB dan IUMK), Label Produk dan Banner, Pembukaan Toko Online.
  4. Kopi Pagak : Legalitas Usaha (NIB dan IUMK), Desain Kemasan.
Foto: Mahasiswa KKN-T 9 UNIRA Malang

Sofi Yulloh, Ketua KKN-T 9 UNIRA Malang mengungkapkan. “Produk-produk UMKM akan saya titipkan di PLUT (Pusat Layanan Usaha Terpadu) Kabupaten Malang. Tujuan dari penitipan ini sebagai ajang promosi produk UMKM masyarakat desa Pagak agar dapat dikenal masyarakat di daerah lain,” terangnya.

Puncaknya, mahasiswa KKN-T UNIRA Malang mengadakan pelatihan pengolahan limba paralon menjadi olahan yang bernilai jual yaitu lampion pada hari Rabu, 17 Februari 2021. Acara ini dimotori oleh saudara Isa Rozikin sekaligus pemateri dalam pelatihan ini. Pelatihan ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada pemuda dan pemudi Desa Pagak.

Pelatihan ini diisi dengan materi-materi yang langsung dipraktikkan oleh peserta pelatihan. “Potensi pemuda di Desa Pagak sangat istimewa, sehingga sangat bagus apabila dapat dikembangkan. Dengan adanya workshop ini diharapkan dapat didirikan kelompok kerja untuk membuat produk-produk yang bernilai jual. Saya juga berharap ilmu yang didapat hari ini bisa dikembangkan lagi,” tutur Isa.

Sementara itu, Sekretaris Desa Pagak mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN-T 9 UNIRA Malang yang telah mengadakan pelatihan ini. “Saya berharap akan banyak pelatihan-pelatihan lagi sehingga potensi masyarakat desa Pagak dapat dikembangkan. Tidak hanya di bidang keterampilan akan tetapi juga di bidang lain, sehingga generasi muda dapat diandalkan. Untuk mahasiswa KKN-T 9 UNIRA Malang, saya harapkan dapat meluangkan waktunya apabila desa Pagak membutuhkan bantuan”, tegas Naroji. (*/red)