Meski Omset Drop, Kuliner Bakso Satu Ini Tetap Eksis

Foto: Bakso Aci Rindu eksis kala pandemi. (ist)

BACAMALANG.COM – Kiat pelaku bisnis bertahan saat omset terpukul oleh pandemi, menjadi ragam kisah menarik untuk disimak. Hal ini karena didalamnya memberikan sejumlah pelajaran dan hal positif untuk tetap survive di tengah pandemi.

“Saya bersyukur usaha tetap eksis meski omset menurun sampai 60 % saat pandemi,” tegas Owner Baso Aci Rindu, Muhammad Fawwaz Dzakwan, Sabtu (20/2/2021).

Bakso ACI didirikan sejak September tahun 2018 dengan modal awal kurang lebih Rp 70 juta. Untuk alasan buka usaha karena terinspirasi bagaimana cara cepat memiliki uang banyak dan tidak bekerja dengan orang lain

Lokasi usaha Cabang pertama di Jl. Kalpataru no 112 F Kota Malang dan di Jl. Simpang Gajayana no 610 Kav B (ruko belakang Sardo).

“Keunggulan Bakso ini adalah rasa dan harga yang sangat terjangkau. Dengan target market kalangan dewasa khususnya mahasiswa,” terangnya.

Foto: Pelanggan saat menikmati bakso. (ist)

Berdayakan Warga, Buka Reseller

Saat ini omset per bulan mencapai kurang lebih Rp 70 juta. Menu yang dijual merupakan Baso Aci dan camilan khas Garut mulai dari 5K s.d 20K.

Penjualan melalui gofood dan grabfood dengan nama Baso Aci Rindu – Dinoyo dan Baso Aci Rindu – Lowokwaru. Untuk pelayanan delivery order tidak ada.

Ia berupaya turut memberdayakan masyarakat dengan menjadi reseller. “Ya, join menjadi reseller kemasan frozen BACIDU dengan membeli minimal 10 pcs sudah bisa jadi reseller,” tegasnya.

Untuk kendala usaha, ia mengatakan adanya pandemi menjadikan sebagian besar mahasiswa luar tidak berkuliah di Malang jadi menurunkan sekitar 40% omset dari biasanya.

“Harapan ke depan Semoga Covid cepat berlalu, usaha makin besar dan sukses yang bisa membuka beberapa cabang di luar kota sehingga jangkauannya lebih luas lagi. Jika ingin mengetahui tentang Baso Aci bisa dilihat di IG : @rindubasoaci FB: Baso Aci Rindu,” pungkasnya. (had)