Bantu Kurangi Pengangguran Saat Pandemi, Start Up Ini Buka Program Magang

Caption : Anak muda bersiap maksimalkan peluang kerja di start up jasa pengiriman. (ilustrasi)

BACAMALANG.COM – Adanya PHK massal dan munculnya golongan masyarakat miskin baru karena pandemi, menjadikan banyak pihak berlomba berbuat kebaikan termasuk pula pelaku usaha.

Bahkan levelnya bisa melebihi ekspektasi yang umum dilakukan oleh pihak tertentu. Ada start up yang sekedar membuat layanan jasa pencarian kerja, namun tak sedikit pula yang langsung menawatkan magang kerja untuk bisa mengasah skill dan mengaktualisasikan potensi diri.

“Kami melihat semakin banyak anak muda yang bermimpi untuk memulai karir di dunia teknologi, termasuk di startup. Apalagi, image startup saat ini sangat bagus dan lekat dengan “career goals” anak muda, misalnya, kerja di startup itu fun, challenging, dan mengakselerasi kemampuan personal seseorang. Peluang inilah yang membuat kami tergerak untuk berkontribusi dan mengadakan Shipper Academy”, ungkap Co-Founder dan COO Shipper Budi Handoko.

Naker sektor Digital Business

Hingga akhir tahun 2020 lalu, Kementerian Tenaga Kerja mencatat bahwa jumlah angkatan kerja mencapai 2 sampai 3 juta orang per tahunnya. Artinya, para sarjana baru harus bersaing dengan jumlah angkatan kerja tersebut untuk masuk ke dunia kerja. Di sisi lain, dengan semakin berkembangnya digitalisasi, ternyata talenta Indonesia justru belum banyak terserap ke sektor digital.

Berdasarkan survei terbaru yang dirilis Amazon Web Services (AWS) pada Februari 2021 lalu, baru 19 persen talenta Indonesia yang bekerja di bidang digital. Ini artinya, peluang sangat lebar terbuka untuk para sarjana baru yang ingin mengeksplorasi sektor digital. Tangga berikutnya yang harus dinaiki untuk mereka yang ingin berkecimpung di dunia digital adalah kompetisi dan kompetensi.

Mengasah Skill lewat Magang

Salah satu solusi bagi para lulusan universitas untuk mengasah diri agar qualified adalah dengan mengikuti program magang atau internship. Saat ini, lazim bagi perusahaan untuk menggunakan sistem magang dalam mencari talenta-talenta terbaik dan memberikan wadah bagi generasi selanjutnya untuk mempersiapkan diri sebelum terjun langsung ke dunia kerja yang penuh tantangan.

Shipper Indonesia (Shipper.id), sebagai perusahaan startup karya anak bangsa, memaknai situasi yang ada saat ini dengan turut serta memberikan kesempatan bagi talenta-talenta muda Indonesia untuk membangun wawasan dan menambah pengalaman mereka dalam berkarir di dunia startup.

Program ini merupakan wujud nyata mengembangkan dan memperkuat sumber daya manusia di bidang logistik digital masa depan dengan memberikan pelatihan bagi para mahasiswa dan profesional muda untuk mendukung kemajuan sektor logistik di Indonesia.

Industri logistik menopang e-commerce

Budi yang juga telah berhasil memulai perusahaan startup di Australia menambahkan jika Industri logistik menopang e-commerce.

“Industri logistik berperan penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan khususnya sebagai penopang sektor ekonomi digital dan eCommerce. Seiring dengan meningkatnya tren online shopping dan angka transaksi digital, sektor logistik akan semakin berperan penting dalam mempermudah dan memperlancar arus barang, serta menjadi salah satu roda penggerak ekonomi Indonesia yang akan tumbuh secara pesat,” urainya.

Katalisator transformasi digital Nusantara

Lebih dari sebuah inisiatif, program ini ingin memberikan kesempatan anak muda memulai karirnya di dunia startup, juga untuk bergotong royong demi mewujudkan ide dan cita-cita untuk mempercepat (katalisator) transformasi digital di Indonesia. Dibuka kesempatan seluas-luasnya untuk seluruh generasi muda dan rakyat Indonesia lainnya yang ingin berkontribusi positif kepada kemajuan logistik Indonesia.

Program dimulai menjelang akhir Maret dan berjalan selama tiga minggu dimana para peserta akan diberikan pelatihan dan mengikuti program-program khusus yang akan memberikan pengalaman kerja dan gambaran nyata tentang industri logistik Indonesia. Merupakan kesempatan baik lulusan baru mendapatkan pengalaman dan kualifikasi agar nantinya berdaya saing tinggi di dunia kerja.

Dilaksanakan dalam dua kategori utama, yakni, pertama program pelatihan khusus untuk mahasiswa, dan kedua, untuk profesional yang lebih dulu berkarir di industri logistik, khususnya pergudangan. Baik kategori mahasiswa dan profesional, program ini dirancang membuat peserta mengembangkan karir hingga level manager dan supervisor. Setelah program selesai, peserta akan mendapat sertifikat dan kesempatan untuk berkarir di Shipper.

Manfaat program membuka pintu menuju banyak kesempatan, mendapatkan pengalaman kerja nyata, mengasah kualifikasi, dan kesempatan berkarir di dunia startup yang penuh tantangan serta menyenangkan. (nich/had)