Rutin Jaga Kebersihan Masjid Demi Kesehatan Jamaah

Foto: Masjid Al Mustofa di Desa Watugede. (far)

BACAMALANG.COM – Semua elemen masyarakat terus berupaya melakukan upaya pencegahan terhadap penyebaran virus corona atau Covid-19. Salah satu upaya yang terus dilakukan adalah dengan membersihkan area-area umum, salah satunya masjid.

Seperti diketahui, masjid merupakan salah satu tempat berkumpul bagi para jamaah, khususnya ketika melaksanakan ibadah. Oleh karena itu, area masjid perlu dibersihkan agar jamaah bisa melaksanakan ibadah dengan khusyu’ dan rasa nyaman.

Seperti halnya di Masjid Al Mustofa yang bertempat di Desa Watugede Kecamatan Singosari yang sudah melakukan beberapa agenda rutin yang di mulai sejak adanya berita mengenai Covid-19 tersebut. Kegiatan itu melibatkan para jamaah dan juga RT/RW sekitaran masjid bersama warganya.

Agenda itu rutin ini di selenggarakan setiap hari Senin dan Kamis dengan membersihkan kaca masjid, menyemprot serta mengepel dengan cairan disinfektan. Bahkan ukiran dalam masjid pun tidak luput dari perhatian menginggat kesehatan dan kebersihan di era pandemi harus sangat diperhatikan.

Selain iktiar dzohir, juga rutin dilakukan ikhtiar batin yang selalu diamalkan setelah sholat berjamaah, adapun amalan tersebut di dapat dari Habaib dan para Kyai.

“Bahwa kegiatan itu sudah di lakukan sejak awal berita yang beredar di media, semua kegiatan ini itu inisiatif peka terhadap situasi kondisi, dan di bulan Ramadhan ini di agendakan rutin setiap hari Senin dan Kamis agar para jamaah bisa khusyu’ dalam beribadah dan malaksanakan shalat tarawih bisa tenang dan nyaman,” kata Syamsul Huda, selaku Takmir Masjid Al Mustofa tersebut.

Disisi lain, takmir juga selalu mendapatan surat pemberitahuan atau SOP dari lembaga agama atau dinas terkait mengenai tempat ibadah di era pandemi ini.

“Kami sering mendapatkan informasi atau surat himbauan yang banyak kami peroleh dari DMI (Dewan Masjid Indonesia) Kabupaten, ada diantaranya dari Kemenag, MUI, PCNU Kabupaten, kemenkes, Bupati Malang yang selalu kami tempel rapi disalah satu dinding masjid agar para jamaah bisa mengetahuai update terbaru informasi dan bagaimana menjaga diri agar terhindar dari pandemi tersebut terlebih saat beribadah,” ujarnya.

Foto : Kegiatan di Masjid. (far)

Selain rutin kerja bakti membersihkan masjid dengan masyarakat sekitar, Takmir juga mendapatkan ijazah langsung dari beberapa Ulama yang rutin di amalkan seusai sholat berjamaah. “Selain ikhtiar dhohir kami juga melakukan ikhtiar batin diantaranya mengamalkan ijazah seusai sholat berjamaah, ijazah tersebut dari : Habib Sholeh Bin Habib Ahmad Alaydrus, KH Abdoel Manan Dasuqi, dan KH Mahmud Abdillah” pungkasnya.

Dalam kegiatan sholat, masjid ini memang belum menerapkan jaga jarak usai berkoordinasi dengan para ulama Singosari dan juga karena kondisi Desa Watugede masih belum zona merah. Ia pun memyebut bahwa kegiatan jual beli saja juga belum menerapkan jaga jarak.

“Orang di pasar bisa leluasa berbelanja dan di pusat perbelanjaan lainya juga bisa leluasa tanpa ada jarak. Lalu untuk beribadah dalam masjid kenapa harus ada jaga jarak, kan sudah bersuci dahulu wudhu dari rumah sebelum datang ke masjid. Apalagi ta’mir masjid beserta warga juga sudah gotong royong memaksimalkan kebersihan yang rutin di lakukan setelah tarawih di hari Senin dan Kamis,” paparnya.

Dalam kesempatan ini, takmir juga selalu mengingatkan para jamaah untuk selalu menjaga kesehatan. Apabial ada yang sakit, diharapkan beristirahat dahulu di rumah dan jangan di paksakan datang ke masjid. (far/red)