Unik, Kartar Bowele Purwodadi Tirtoyudo Gelar Lomba Memancing Peringati HUT RI

Lomba mancing 17-an Kartar Bowele Tirtoyudo. (ist)

BACAMALANG.COM – Sebagai upaya membangkitkan rasa nasionalisme, patriotisme dan cinta bahari, karang taruna Pantai Bowele-Wedi Awu dan Lenggoksono (Bowele) mengadakan giat unik memancing di pesisir pantai Rabu (19/8/2020).

“Agar mengesankan, pesan dan tujuan tersampaikan kami berinisiatif mengadakan giat unik dan spesial yaitu mancing di pesisir pantai. Saya rasa lomba memancing di pesisir pantai masih jarang dilakukan,” tandas Ketua Panitia Dwi Wahyudi.

Sekilas informasi, lomba mancing pesisir Pantai Lenggoksono dihelat dalam rangka HUT RI Ke-75 oleh
Karang Taruna Bowele Desa Purwodadi.

Masyarakat terlihat antusias, jumlah peserta tembus hingga 100 orang warga setempat.

Lomba diadakan mulai Pk 09.00-14.00 WIB. Hadiah utama berupa peralatan pancing dan uang tunai.

Meski semarak, panitia sengaja membatasi peserta warga lokal (setempat) mengingat sikon masih dalam suasana pandemi Covid 19.

Agar bisa ikut lomba, peserta memberikan kontribusi Rp 50.000 serta mendapatkan makan siang.

Panitia menyediakan hadiah untuk juara 1-3, dan juara harapan 1-3.

Giat ini menjadi simbol guyub rukun warga Desa Purwodadi karena Pemdes Purwodadi dan Pokdarwis Bowele turut mendukung.

Sementara itu, Ketua Pokdarwis Mukhlis mengatakan, dirinya bersyukur karena ratusan peserta antusias dan direncanakan menjadi agenda rutin sekaligus diharapkan bisa mendatangkan wisatawan khususnya penghobi mancing.

“Mewakili panitia saya bersyukur kepada Allah SWT dan berterima kasih kepada semua pihak yang bersemangat dan guyub rukun. Pemerintah Desa, Karang Taruna, Linmas, dan Pokdarwis cancut tali wondo saling membantu,” terang pria penggiat Desa Wisata tersebut

Terkait harapan, ketua panitia mengatakan, pandemi segera berakhir dan tahun depan diadakan dengan level Kabupaten myalang bahkan nasional.

“Kami berharap pandemi segera berakhir dan dan tahun depan diadakan dengan level Kabupaten Malang bahkan nasional,” pungkas Dwi Wahyudi. (had/zuk).