Diintimidasi Pinjaman Online, Warga Blimbing Lakukan Percobaan Bunuh Diri

Foto: ilustrasi bunuh diri. (ist)

BACAMALANG.COM – AWF, warga Jalan Laksda Adi Sucipto Gang 13 A Kelurahan Blimbing Kecamatan Blimbing, mencoba melakukan bunuh diri lantaran tertekan psikis akibat intimidasi pinjaman online.

Nuraini, ibu korban mengetahui bahwa anaknya berniat mengakhiri hidupnya pada Rabu (16/9/2020) sekitar pukul 03.00 WIB. Saat hendak melakukan sholat malam, Nuraini mencium adanya bau anyir darah dari lantai dua rumahnya.

Setelah itu, dilakukan pengecekan dan ternyata diketahui anaknya sudah dalam kondisi luka leher dan dua sayatan di kedua tanganya hingga akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Setelah ditangani oleh pihak RSSA Malang, nyawa anaknya pun bisa tertotolong. Akan tetapi, masalah baru yang timbul adalah Nuraini harus melunasi biaya perawatan sebesar Rp 70 jutaan. Namun hanya mampu terbayar Rp 18 juta.

Foto: Intimidasi pinjaman online. (ist)

Untuk itu, Nuraini meminta kebijakan pihak RSSA untuk memberikan kelonggaran terkait pelunasan karena kondisi Covid-19 saat ini. “Saya nggak mungkin lari dan saya gak ada apa apa. Kalau waktunya mepet nggak bisa, anehnya BPJS katanya nggak bisa mengcover karena anak saya melukai dirinya sendiri. Aneh, saya tidak tau harus melapor kemana,” ujanya.

Saat ini, pihaknya baru diperbolehkan membawa anaknya pulang asalkan dapat melunasi sisa biaya rumah sakit sekitar Rp 52 jutaan.
Pihaknya berharap, ada kepedulian dari Walikota Malang dan warga Malang Raya atas musibah ini yang menimpa. “Saya berharap Pak Walikota memberikan solusi bagi kami rakyat kecil, semoga ini menjadi yang terakhir dan bisa menjadi pembelajaran untuk kita semua,” pungkasnya.

Atas kejadian ini, Redaksi BacaMalang juga berharap uluran tangan dari pembaca untuk bisa menyalurkan bantuan langsung ke Rekening Bank Mandiri atas nama Nuraeny dengan nomor 900- 00- 230555-0 dan Rekening Bank BCA dengan nomor 3310619816. (yon/red)