Salut! Tolong Sesama, Warga Kedungkandang Ini “Permak” Orang Gangguan Jiwa

Nico bersama ODGJ yang telah dimandikan (ist)

BACAMALANG.COM – Walau keadaan saat ini sedang berada di tengah pandemi, tapi hal tersebut tidak menurunkan semangat sosial Nico Dimus Dimas Fredino dan warga Kedungkandang.

Terdorong oleh rasa kemanusiaan, pria yang akrab disapa Nico tersebut membantu orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang baru ia temui.

Pria yang tinggal di Jalan Mayjen Sungkono itu menceritakan, saat dirinya dan beberapa warga membantu arus lalu lintas di jalur alternatif Pasar Kedungkandang, ia melihat ODGJ yang duduk di sudut pasar, Senin (19/10/2020).

“Jadi pada saat itu sekitar jam 5.30 saya lihat beliau duduk-duduk di pasar,” ujarnya.

Tak perlu waktu lama, Nico mengajak warga untuk menolong ODGJ tersebut dengan cara memandikan dan memberikan pakaian.

“Saya terenyuh melihat beliau, bajunya sudah berlubang, celananya robek hingga kelihatan bagian intim, warga juga mengeluh karena bau beliau menyengat. Akhirnya saya dan teman-teman dari RT 3, RW 6 Kedungkandang ambil inisiatif untuk menolong beliau,” jelasnya.

Disamping itu, ia juga mengaku tak mengenal dengan ODGJ tersebut. Ia memaparkan baru pertama kali bertemu pada saat itu.

“Saya tidak kenal beliau, warga juga tidak ada yang mengenal. Dan baru beberapa hari ini beliau sering jalan di sekitar sini,” ungkap pria yang berprofesi sebagai Security Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Soekarno Hatta tersebut.

Nico bersama warga RT 3 RW 6 Kedungkandang memandikan ODGJ (ist)

Atas perbuatannya, banyak orang memberikan respon positif terhadap aksi yang ia lakukan.

“Alhamdulillah, Ketua RW 6 dan banyak yang lainnya bilang kegiatan saya dan teman-teman ini patut ditiru karena memanusiakan manusia,” ucapnya.

Ia berharap dapat melakukan kegiatan sosial secara rutin nantinya bersama warga Kedungkandang, tidak hanya dalam mengurus ODGJ saja tapi dalam kegiatan sosial lainnya.

“Saya harap semoga warga dapat menerima kehadiran beliau dan ODGJ lainnya. Jangan sampai mereka dikucilkan karena kita sama-sama makhluk Tuhan,” pungkasnya.(zuk)