Gencarkan Konservasi Lingkungan, Otsuka Tanam 6000 Pohon di Jatim

Otsuka tanam 6000 pohon (ist)

BACAMALANG.COM – Otsuka selaku produsen makanan dan minuman seperti Pocari Sweat, SOYJOY, Ionwater dan juga Oronamin C melalui program Satu Hati Peduli Lingkungan akan terus berusaha untuk selalu melestarikan lingkungan dengan cara penanaman pohon.

Sebanyak 6000 pohon yang ditanam di Desa Cowek, kecamatan Purwodadi ini bertujuan agar kelestarian alamnya selalu terjaga dan itu adalah bentuk komitmen Otsuka dalam melakukan konservasi lingkungan.

Melalui penanaman 6.000 bibit pohon merupakan strategi penghijauan yang dilakukan oleh Otsuka. Dengan kegiatan yang bersifat berkesinambungan ini, tentunya untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik.

“Pandemi Covid-19 bukanlah sebuah halangan bagi kami untuk selalu peduli dengan lingkungan, terbukti dengan Penanaman 6.000 bibit pohon di wilayah Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan adalah salah satu implementasinya” kata Tri Junanto Wicaksono selaku General Affair’s & Legal Director PT Amerta Indah Otsuka, Jumat (20/11).

Kawasan Kecamatan Purwodadi ini termasuk dalam alternatif penghijauan area tangkapan air untuk daerah Pasuruan. Penanaman bibit pohon yang dilaksanakan oleh Otsuka bersama multi pihak diantaranya, Komunitas pegiat lingkungan Sanggar Indonesia Hijau, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan dan Perhutani Pasuruan sebagai pemilik lokasi yang bertempat di Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi.

Hingga tahun 2019 perusahaan telah melakukan penanaman sebanyak 25.700 bibit pohon. Kegiatan ini merupakan wujud keseriusan Otsuka dalam pemeliharaan lingkungan yang dilakukan secara berkesinambungan pada tiap tahunnya. Pada tahun 2020 perusahaan menambah lagi dengan menanam 6.000 bibit pohon yang saat ini dilakukan.

Dalam melakukan konservasi lingkungan, peran masyarakat sangat diperlukan karena alam merupakan kebutuhan mutlak bagi manusia. Semua itu tergantung bagaimana kita menjaga alam ini. Partisipasi masyarakat tentunya sangat menentukan keberhasilan program ini. Karena selain alasan konservasi, hasil dari pohon yang ditanam ini nantinya juga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Menjaga kelestarian alam merupakan tanggung jawab bagi kita semua untuk masa depan yang lebih baik“, tutup Tri Junanto. (Lis/zuk)