Jual ‘Kukang Jawa’ dan ‘Kadal Papua’, Dua Orang Ditangkap Polisi

Foto: Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama, SIK., MIK, menunjukkan Kukang Jawa dan Kadal Papua, saat konferensi pers di Halaman Mapolres Batu. (ist)

BACAMALANG.COM – Dua orang pemuda memperjual belikan Satwa yang dilindungi berhasil ditangkap Polres Batu.

Dua tersangka itu berinisial JM, sebagai pengangkut asal Tlogomas, Lowokwaru, Kota Malang, sedangkan tersangka kedua berinisial S (24) selaku pemilik, berdomisili di Kedung Kandang, Kota Malang.

Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Pratama, SIK, MIK didampingi Kasat Reskrim Polres Batu AKP Hendro Triwahyono, SH dan Kasubbag Humas Polres Batu, Iptu Ivandi Yudistiro mengungkapkan, bahwasanya modus operandi yang digunakan tersangka, yakni menawarkan satwa yang dilindungi melalui Medsos (media sosial) Facebook.

“Facebooknya atas nama RS, artinya bukan nama sebenarnya. Dari yang bersangkutan menawarkan satwa yang dilindungi jenis Kukang Jawa seharga 500 ribu. Awalnya kami mendapatkan informasi dari facebook. Kemudian, dari anggota kami menyamar sebagai pembeli. Saat hendak transaksi di depan MAN 2 Kota Batu, langsung kami lakukan penangkapan. Anggota kami berhasil mengamankan barang buktinya, berupa 1 ekor Kukang Jawa, 1 unit sepeda motor,” kata Harvi sapaan akrab Kapolres Batu, saat konferensi pers di Mapolres Batu, Jalan A.P. III Katjoeng Permadi No.16, Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jumat (21/2/2020).

Sedangkan untuk pengangkutnya, lanjut Harvi, yang bersangkutan setelah ada permintaan untuk membeli menggunakan jasa dari JN ini. Untuk mengangkut binatang ini dengan menggunakan sepeda motor di depan MAN 2 dengan cara diselubungi kain. Dari tersangka pemilik sudah tau, bahwa hewan ini dilindungi dan artinya pengangkut dan pemilik sama-sama tau, bahwa hewan ini dilindungi.

“Akibat perbuatannya tersangka dijerat UU No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem, yaitu pasal 40 ayat 2 junto pasal 21 ayat 2 juga pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun,” terangnya.

Kemudian, jelas Kapolres, setelah dapat 1 Kukang Jawa, yang bersangkutan masih menyimpan di rumahnya satu jenis hewan yang dilindungi, yakni Kadal Papua.

“Tersangka S mengaku bahwa hewan Kukang Jawa tersebut membeli di temannya di orang Blitar dengan harga 250 ribu. Tujuan membeli membatu temen karena takut memelihara. Sedangkan Kadal Papua membeli dari Facebook dengan cara COD di daerah Blimbing, Kota Malang dan dipelihara sekitar 1 Minggu lebih dengan membeli seharga 200 ribu,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kini hewan-hewan yang dilindungi itu diserahkan Kapolres Batu ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kota Malang. (Eko)