Ketua PC NU Apresiasi MWC NU Turen, Ini Alasannya

Foto : dr Umar Usman. (Had)

BACAMALANG.COM – Adanya perkembangan positif semakin mandiri dan swadaya beberapa MWC (Majelis Wakil Cabang) Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Malang, mendapat apresiasi dari Ketua PC NU Kabupaten Malang dr Umar Usman.

“Alhamdulillah kami merasa bangga karena saat ini NU di Kabupaten Malang semakin mandiri dan swadaya utamanya dalam hal finansial,” terang Ketua PC NU Kabupaten Malang dr. Umar Usman, Jumat (21/2/2020).

Umar Usman menuturkan, pihaknya ingin membangkitkan ekonomi umat dan menyasar pada peningkatan kesejahteraan bersama.

“Kita ingin membangkitkan ekonomi umat dengan menyasar pada peningkatan kesejahteraan bersama,” terang Umar Usman.

Dikatakannya, dirinya berharap setiap momen termasuk pada harlah NU pada 31 Januari lalu yang bersamaan dengan tanggal 16 Rajab dijadikan momentum untuk menghidupkan NU menjelang usia ke- 100 tahun.

“Dalam semboyan Kita, Kita ingin agar peringatan 100 tahun ini menjadi kebangkitan kedua annahdoh ahsaniyah,” terang Umar.

Dipaparkannya, pihaknya melakukan berbagai konsolidasi dengan melaksanakan pengkaderan di Kabupaten Malang.

“Kami bersyukur karena telah menjalankan giat konsolidasi dan pengkaderan. Kami bangga karena pengkaderan berjalan sukses dengan jumlah kader yang terbesar se-Indonesia,” tutur Umar.

Dirinya merasa senang pengkaderan berhasil dijalankan dengan sukses. Hal ini karena di wilayah Kabupaten Malang cukup signifikan jumlahnya terbesar se-Indonesia.

Dijelaskannya, pihaknya telah menggerakkan kader NU sebagai prajurit NU dengan harapan bisa menjalankan 9 perintah kader seperti yang telah ditetapkan organisasi.

Diungkapkannya, pihaknya ingin menghidupkan kegiatan jamaah dengan aktifitas dakwah dan shadaqah kemandirian NU.

“Menariknya, sekarang ini di beberapa grass root kita tidak lagi menunggu uluran tangan dari pihak donatur atau pihak lain. Hal ini karena sudah mandiri secara finansial,” jelas pria yang juga calon Bupati Malang 2020 tersebut.

Ia menuturkan, salah satu contoh kemandirian finansial yang patut dicontoh adalah di MWC NU Turen.

Yaitu mampu mengumpulkan donasi sebesar Rp 25 juta dalam sebulan dan dalam setahun bisa total mengumpulkan Rp 2 M.

Diuraikannya, dana yang terkumpul dipergunakan untuk beragam kegiatan meliputi bidang sosial, ekonomi, pendidikan dan organisasi NU sendiri.

Khusus untuk bidang ekonomi dipergunakan untuk bantuan permodalan, dan usaha kecil.

Sementara untuk bidang pendidikan dana yang terkumpul dipakai untuk membantu beasiswa bagi anak didik yang kurang mampu dari keluarga miskin.

Sementara untuk bidang sosial dipakai untuk bedah rumah, santunan kematian, pemberian sembako dan bansos (bantuan sosial ) lainnya.

“Saya berharap upaya yang dijalankan oleh MWC NU Turen utamanya dalam keberhasilan pengumpulan dana bisa dicontoh MWC NU lainnya. Hal ini penting agar kemandirian ekonomi umat bisa terwujudkan,” terang Umar Usman mengakhiri. (Had)