Puluhan Linmas Lurug Kantor Kelurahan Kauman, Ada Apa?

Poster-poster yang dibuat para Linmas (ist)

BACAMALANG.COM – Puluhan anggota Linmas melurug Kantor Kelurahan Kauman Kecamatan Klojen Kota Malang meminta kejelasan upah selama penjagaan saat PSBB beberapa waktu lalu.

“Kami menagih janji pak lurah. Karena mulai puasa sampai sekarang reward tersebut belum juga diberikan,” ucap
anggota Linmas Mat Ghozali kepada awak media Selasa (21/7/2020).

Sekilas informasi, puluhan personil Perlindungan Masyarakat yang berada di Kampung Heritage Kayutangan mendatangi kantor Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Mereka menuntut reward atau upah yang dijanjikan oleh Lurah Kauman pada saat Kota Malang menerapkan Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB) beberapa bulan lalu.

Reward tersebut dijanjikan oleh Lurah Kauman kepada para Linmas yang berjaga di Kampung Heritage Kayutangan.

Akan tetapi, hingga PSBB tersebut berakhir, upah tersebut belum juga diterima oleh para Linmas.

Gozali menyampaikan, bahwa pemberian reward tersebut akan diberikan Lurah Kauman setelah selesainya PSBB di Kota Malang.

Namun demikian, reward tersebut belum juga diterima oleh Linmas yang membuat mereka geram dan melakukan aksi demo di depan kantor Kelurahan Kauman.

“Kalau besarannya kami belum tahu. Yang jelas akan diberikan. Tapi ya gitu, dulu itu lurahnya kalau bicara sedikit ribet yang arahnya tidak tau mau dibawa kemana,” ucapnya.

Sejumlah kardus yang bertuliskan tuntutan dari para Linmas tersebut juga sempet dipasang di pagar kantor Kelurahan Kauman.

Mereka meminta kejelasan dan janji yang disampaikan oleh Lurah Kauman sebelum akhirnya mereka melakukan mediasi.

“Tadi lurahnya cuma diam saja. Yang ngomong cuma pak Camat Klojen,” terangnya.

Dalam mediasi tersebut, Camat Klojen, Heru Mulyono berjanji akan segera menyanggupi tuntutan mereka yang dijanjikan oleh Lurah Kauman.

Dia juga menyampaikan, bahwa sebenarnya demo yang dilakukan oleh Linmas tersebut merupakan miskomunikasi yang terjadi antara Lurah Kauman dan Linmas.

“Cuma miskomunikasi saja. Tadi saya sudah serap aspirasi mereka. Intinya mereka meminta hak mereka agar segera terpenuhi,” imbuhnya.

Heru menjelaskan, bahwa apa yang nantinya diberikan tersebut bukanlah honor.

Melainkan hanya sebuah reward yang akan diberikan kepada para Linmas atas apa yang telah mereka kerjakan di saat PSBB berlangsung.

“Iya kalau honorkan mereka dapat dari Satpol PP per bulannya. Kalau ini reward yang dihitung per harinya,” tandasnya. (*).