Puluhan Orang Terjaring Operasi Yustisi di Jatikerto

Proses sidang di tempat operasi yustisi di Jatikerto Kromengan (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Puluhan orang terjaring operasi yustisi penegakan hukum protokol kesehatan di Jalan Raya Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Senin (21/9/2020).

Para pelanggar yang mayoritas tidak mengenakan masker langsung menjalani sidang di tempat. Operasi yustisi melibatkan Satpol PP, Polres Malang, Kodim 0818 Kabupaten Malang – Kota Batu, Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, dan Pengadilan Negeri Kabupaten Malang.

“Banyak yang kaget karena pada akhirnya penindakan atas tidak menggunakan masker itu akhirnya jatuh denda. Sebelumnya kita sebatas teguran tertulis, kerja sosial, dan penyitaan KTP,” kata Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah atau P2D Satpol PP Kabupaten Malang, Bowo.

Kabid P2D Satpol PP Kabupaten Malang, Bowo saat memberikan keterangan kepada wartawan (Dhimas)

Bagi pelanggar protokol kesehatan yang kebetulan tidak membawa uang sama sekali pada saat sidang, Bowo menyebut, masih ada opsi lain.

“Kalau ini sebuah pilihan. Jadi sesuai bunyi pasal 38, Peraturan Bupati nomor 57 tahun 2020, jadi mulai dari teguran lisan teguran tertulis, denda dan atau penyitaan KTP,” tegasnya.

Terakhir, Bowo bilang, operasi yustisi bakal terus digelar menyeluruh di wilayahnya. Operasi yustisi diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan.

“Dengan harapan, akan membawa masyarakat jadi lebih patuh terhadap ketentuan protokol kesehatan,” ungkap Bowo.

Sementara, salah satu orang yang terjaring operasi yustisi, Iing, mengaku tidak mengenakan masker karena hendak pergi ke sawah. Alhasil, Iing pun harus terkena denda sebesar Rp 50 ribu.

“Ini tadi mau ke sawah. Tidak pakai masker,” ucapnya. (mid/yog)