OKEJEK, Eksis Kombinasikan Bisnis Ojol dan Pemberdayaan Ekonomi

Foto: Oke Jek memberi layanan konsumen. (ist)

BACAMALANG.COM – Meski kondisi pandemi memporak-porandakan berbagai sektor kehidupan, namun eksistensi bisnis jasa layanan Ojol (ojek online) OKEJEK tetap bertahan.

Hal ini tidak terlepas dari niatan awal pendirian usaha yang tidak hanya profit oriented dan memberikan jasa antaran terbaik, namun juga ikut memberdayakan perekonomian rakyat dengan membuka kemitraan.

“Saya bersyukur di tengah pandemi, bisnis Kami semakin berkembang. Selain mencari profit, Kami ingin membuka lapangan kerja lewat kemitraan. Alhamdulillah bukan hanya mempermudah warga yang butuh jasa antar barang, namun juga membuka lapangan kerja bagi yang membutuhkan, tegas pendiri OKEJEK, Yusuf Budiman Raharjo, Rabu (21/10/2020).

Karya Asli Malang

Mungkin banyak warga Malang Raya yang tidak memperhatikan, bahwa di kota ini, berkembang jasa antar-jemput daring atau semacam ojol yang sudah ada sebelumnya.

Ojol ini, menggunakan nama OKEJEK seperti judul sebuah nama sinetron, di salah satu TV nasional.

OKEJEK ini adalah karya dari arek Ngalam asli, warna iconnya adalah oranye.

Usaha yang dikembangkan, mirip dengan jenis jasa antar-jemput daring yang lain, yaitu ojek motor, antar barang, ojek mobil, belanjaan barang, belanja makanan dan layanan gaya hdup, sepeti pijat kesehatan.

Tarif Bersaing

Dalam waktu 3 bulan terakhir, pergerakan pengguna jasa layanan ini berkembang dengan cepat, terutama untuk tiga (3) jenis layanan semisal ojek motor, belanjaan barang dan makanan.

Ini terjadi karena layanan dan harga yang ditawarkan cukup bersaing dan OKEJEK menawarkan layanan pendidikan bagi mitra kerjanya, seperti pengemudi dengan bimbingan mengemudi aman di jalan (safety riding).

Ke depan layanan pendidikan bagi mitra juga dilakukan, terutama untuk mitra pedagang makanan, dengan prinsip zero plastic dan usaha makanan sehat dan bersih.

Dari modal yang tergolong kecil, yaitu Rp 5 juta, sekarang aset sudah membengkak menjadi kurang lebih dalam 5 tahun menjadi Rp 7 M.

Nampaknya besar tetapi dalam upaya pengembangan, jumlah itu tidaklah seberapa. Perbaikan, perubahan dan inovasi layanan akan terus dikembangkan.

Ini adalah komitmen yang akan dikembangkan, sebagai bagian dari menyatakan visi, seperti apa yang dipesankan oleh mas Joe panggilan akrab founder.

Ini upaya-upaya inovatif sebagai jasa ekonomi kreatif ini ditawarkan bagi mitra kerja di OKEJEK.

Safety Riding dan Warna Oranye

Sejauh ini, salah satu layanan safety riding diperlakukan untuk mitra pengemudi, supaya memberikan layanan aman bagi pelanggan.

Rasa aman berkendara, baik oleh pengemudi maupun yang diboncengan, menjadi andalan.

Oranye, warna yang mudah dikenali dan mudah juga dijangkau, ini melengkapi bisnis transportasi yang sudah ada sebelumnya yang sudah lama beredar di kota Malang.

Selain menawarkan jasa antar jemput, juga dibuka kerja sama kemitraan dengan warga kota yang berminat.

Sejarah OKEJEK

Lima (5) tahun terakhir ini telah terjadi dinamika bisnis yang sedemikian pesat, terutama dikarenakan bergesernya pola hidup masyarakat dari offline menuju online.

Apalagi pada masa pandemi seperti sekarang ini, yang sudah berlangsung hampir satu tahun.

Banyak sekali bentuk bisnis baru bermunculan atas pergeseran yang terjadi, dimana sesuatu yang dahulu tidak ada dan dianggap aneh, kini menjadi biasa.

Demikian pula pada industri transportasi, terjadi pergeseran yang cukup besar dari offline ke online.

Hal ini kini sudah lebih mengarah pada pola hidup sharing economy yang kian menyeruak mendominasi kehidupan sehari-hari.

Ini pula yang menjadi latar belakang kelahiran layanan ride hailing alias ojek online “Oke Jack” yang dikelola oleh PT Oke Jack Indonesia.

Merambah 112 Kota

Pergeseran pola hidup masyarakat ini telah memicu pergerakan OKEJEK secara cepat dalam 5 tahun sejak didirikan pada Desember 2015 yang lalu.

Pergerakan ini memberikan angka yang mencengangkan, karena saat ini sudah merambah di 112 kota di seluruh Indonesia.

Terlepas dari gerakan yang lumayan cepat tersebut, teryata juga dijejakkan dalam industri digital rupanya pertumbuhan OKEJEK dianggap cukup lamban setidaknya bila dibanding dengan 2 sejawatnya yang lain yaitu Gojek dan Grab.

Perubahan dan Perbaikan

Mempertimbangkan kepentingan dan tercapainya visi dari Oke Jack yang baru merangkak ini maka perubahan dan perbaikan adalah langka yang tidak bisa ditunda.

Maka Langkah aksi korporasi dilakukan dengan cepat. Aksi korporasi ini secara otomatis mendorong perbaikan manajemen yang hampir menyeluruh di semua sisi.

Perubahan badan hukum yang semula bernama PT Oke Jack Indonesia, yang terhitung pada 11 Juni 2020 secara resmi telah berubah menjadi PT OKEJEK Indonesia.

Perubahan Brand Diharapkan Hoki

Demikian pula dengan nama brand, kini juga telah berubah dari brand dari “OKE JACK” menjadi “OKEJEK”.

Semua perubahan dilakukan demi mendukung perubahan visi, misi juga strategi perusahaan, agar dapat bertumbuh secara cepat, agresif dan kian memberikan kemanfaatan sebanyak mungkin sesama anak bangsa.

Perubahan manajemen ini juga akan diikuti oleh perubahan tata kelola perusahaan OKEJEK, business model OKEJEK, perubahan strategi hingga perubahan total kerjasama kemitraan yang telah dilakukan perusahaan lama sebelumnya, baik dari skema bisnis hingga mekanismenya.

Perubahan kebijakan ini dipastikan hanya memiliki satu tujuan yaitu untuk membawa OKEJEK beserta seluruh mitra kerjasama serta seluruh stakeholder dalam mencapai tujuan jauh lebih besar.

Perubahan yang akan membawa keberuntungan bagi semua yang terkait dengan OKEJEK karena dikelola secara modern, progressive dan professional.

Karya Asli, Full Kreasi-Inovasi

Sebuah bisnis yang dikelola dan dimiliki oleh Kera Ngalam ini, secara langsung disebut pula sebagai karya asli anak bangsa dan untuk dinikmati bersama anak bangsa lainnya.

Perubahan ini, adalah sebuah keniscayaan dimana digital bisnis terus menerus mengalami perubahan dalam rangka memperkaya konten aplikasinya.

Dengan demikian dapat dipastikan segera muncul berbagai platform dari OKEJEK yang akan memperkuat portofolio bisnisnya dalam melayani masyarakat melalui kelahiran 3 super apps utama yaitu OKEJEK USER, OKEJEK DRIVER dan juga OKEJEK MERCHANT dengan kekayaan fitur dan menu yang nyaris sulit ditandingi.

Mohon Doa

OKEJEK berupaya untuk memberikan kemudahan para pedagang mikro dan kecil dalam menjual produknya, juga memberi kesempatan kerja bagi anak bangsa melalui berbagai layanan yang akan segera dilahirkan dalam super apps OKEJEK sebentar lagi.

Aneka layanan baru tersebut meliputi Oke Ride, Oke Car, Oke Food, Oke Mart, Oke Send, Oke Massage, Oke Clean, Oke Bill, Oke Pay, dan Oke Express.

Yusuf Budiman Raharjo, atau biasa dikenal dengan Mas Jo, sebagai CEO OKEJEK, mewakili Management ​PT OKEJEK Kreasi Indonesia​ mohon doa restu kepada seluruh mitra dan masyarakat Indonesia.

“Semoga langkah korporasi ini menjadikan Kami semakin memiliki daya untuk memberikan manfaat ke sebanyak mungkin anak bangsa dalam menjalankan aktifitas menggunakan layanan Kami yang mudah, murah serta efisien,” tutur Joe.

Tidak hanya itu Joe juga berharap OKEJEK bisa memberikan kesempatan luas dalam bekerja untuk para driver, serta memberikan kemudahan para pedagang mikro dan kecil dalam menjual produknya.

“Doakan Kami bisa memberi kesempatan kerja bagi sekian banyak anak bangsa melalui berbagai layanan yang akan segera Kami lahirkan dalam super apps OKEJEK sebentar lagi. Seperti Oke Ride, Oke Car, Oke Food, Oke Mart, Oke Send, Oke Massage, Oke Clean, Oke Bill, Oke Pay, dan Oke Express,” pungkas Joe. (*/had)