Dualisme Arema, MMGA Tagih Janji Pemkot Malang dan Tuntut 7 Hal Ini

Orasi Make malang great again di balai kota malang (ist)

BACAMALANG.COM – Menagih janji Pemkot Malang untuk memfasilitasi tersolusikannya dualisme Arema, Make Malang Great Again (MMGA) menyampaikan 7 tuntutan melalui rilis yang dikirim ke berbagai media massa.

Secara garis besar tuntutan terpenting adalah meminta Pemkot Malang membantu tersolusikannya dualisme tersebut.

MMGA meminta Pemkot Malang membantu menelusuri organ Yayasan Arema 11 Agustus 1987. Dan kini, Malang Make Great Again (MMGA) mendesak pemerintah Kota Malang agar menepati janjinya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wali Kota Malang Sutiaji ketika menemui Aremania di depan gedung DPRD Kota Malang pada aksi damai berjanji akan membantu menelusuri jejak Yayasan Arema di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) dalam 7 hari kerja.

Adapun pres release selengkapnya adalah sebagai berikut :

PERS RILIS RESMI MMGA

Menanggapi berkembangnya berbagai situasi paska Aksi Damai Aremania tanggal 16 November 2020

  1. Aremania yang tergabung dalam pergerakan MMGA fokus mengawal janji dan kesepakatan bersama Bapak Walikota, Ketua DPRD, Kapolresta yang secepat2nya dalam waktu 7 hari kerja akan segera tau posisi Organ Yayasan Arema 11 Agustus 1987.
  2. Kami hitung 7 hari kerja jatuh pada hari Rabu tanggal 25 November 2020.
  3. Tuntutan Aremania pada Aksi Damai 16 November 2020 hanya sebatas mediasi dengan Organ Yayasan, menginginkan Yayasan Arema hidup dan aktif kembali. Belum ada hubungan dengan hal-hal tentang mempersatukan dua PS Arema dengan dua badan hukum PT pengelolaan yang berbeda.
  4. Pada pertemuan dengan Ketua DPRD Kota Malang dan Wakilnya, Walikota dan Wawali Kota Malang, Kapolresta Malang, Sekda Kota Malang, Aremania menegaskan untuk sementara membatasi fokus permasalahan. Aremania hanya ingin bertemu dengan Organ Yayasan Arema di mediasi oleh Walikota dan disaksikan Kapolresta Kota Malang. Untuk sementara tanpa melibatkan kedua kubu manajemen.
  5. Aremania akan terus bergerak sampai bisa bertemu Yayasan Arema menurut Depkumham.
  6. Isu bahwa Pergerakan MMGA adalah gerakan politik hanya sebatas isu yang dihembuskan oleh pihak2 yang tidak bisa dipertanggung jawabkan.
  7. MMGA tidak terlibat serta menolak dikaitkan dengan gerakan politik apapun.

Kami meminta masyarakat dan Aremania bersama-sama ikut mengawal lurusnya langkah Pergerakan MMGA sejauh dalam konteks menyelamatkan Yayasan Arema 11 Agustus 1987.(had/zuk)