Distribusikan Dana Bergulir Ratusan Juta untuk Peternak Kambing

Foto: Peternakan Kambing. (ist)

BACAMALANG.COM – Guna melepaskan UMKM dari jeratan rentenir di masa pandemi, Pertamina mendistribusikan dana bergulir ratusan juta untuk peternak Kambing di Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Senin (22/6/2020).

“Pertamina bermitra dengan UMM menyeleksi pelaku UMKM yang bergerak di bidang peternakan yang memiliki potensi untuk dikembangkan dengan menjadi mitra binaan Pertamina,” ungkap Unit Manager Communication Relation & CSR Pertamina MOR V Rustam Aji.

Sekilas informasi, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) V Jatimbalinus menyalurkan bantuan modal usaha Program Kemitraan untuk mendukung UMKM naik kelas.

Bantuan modal yang disalurkan adalah sebesar Rp 850 juta kepada 32 mitra UMKM di wilayah Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang.

Program Kemitraan ditujukan untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil agar menjadi tangguh dan mandiri sekaligus memberikan multiplier effect bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar wilayah operasi Pertamina.

Program ini memberikan pinjaman modal kepada UMKM, dengan menawarkan jasa administrasi yang rendah, yaitu 3% saldo menurun setiap tahun dan maksimal pinjaman selama 3 (tiga) tahun sejak awal tahun peminjaman.

Dukungan dana bergulir kemitraan ini merupakan komitmen nyata Pertamina untuk dapat berkontribusi sebagai bakti Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bagi Indonesia dan menjadi agen pembangunan Negara di bidang ekonomi daerah.

Peranan lembaga akademi yang dalam hal ini adalah UMM untuk menjalankan program pendampingan usaha secara intensif dan melekat, mulai dari penyiapan rencana usaha, pemanfaatan modal untuk lahan dan bibit ternak, hingga pengelolaan dan pembuatan laporan keuangan.

“Kami berharap, selain dapat meningkatkan pendapatan peternak yang menjadi mitra binaan Pertamina, Program Kemitraan ini juga mampu mengurangi ketergantungan masyarakat pada pendanaan dari lembaga non perbankan seperti rentenir,” tambah Rustam.

Ketua Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMM Hendra Kusuma menyampaikan bahwa kondisi pandemi tidak boleh menjadikan para peternak untuk berhenti dan menyerah.

“UMM bersama Pertamina berupaya membuat peternak mitra binaan Pertamina menjadi tahan krisis, dan menjadi UMKM yang unggul, hal ini yang menjadi target Kami dengan penyuluhan oleh praktisi dari UMM agar para peternak dapat mengimplementasikan inovasi-inovasi baru dalam bidang peternakan,” ujar Hendra.

Hendra menjelaskan, konsep yang dibangun di Ampelgading adalah penggemukan Kambing Domba dengan konsep komunal dan terintegrasi dengan sistem pemasaran.

Selain pendampingan, pihak UMM juga memfasilitasi pemasarannya dengan menghubungkan peternak ke pengusaha karkas (daging siap jual).

Peran bidang industri UMKM sangat membantu dalam hal penciptaan lapangan kerja baru dan bergeraknya ekonomi daerah.

Sebelumnya, di wilayah Jawa Timur sendiri, Pertamina telah menyalurkan dana sebesar Rp 29 Miliar dari tahun 2018 hingga Mei 2020. Adapun dana tersebut disalurkan kepada lebih dari 400 mitra binaan yang terdaftar di Pertamina MOR V dalam 3 (tiga) tahun terakhir. (Hum/Had)