Rayakan Hari Bhayangkara, Polresta Malang Kota Bagikan 1250 Masker

Foto: Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata, membagikan masker kepada masyarakat. (ist)

BACAMALANG.COM – Sebanyak 1250 masker dibagikan kepada masyarakat di kota Malang dalam rangkaian kegiatan perayaan Hari Bhayangkara ke-74 tahun 2020. Pembagian itu dilaksanakan di depan Polresta Malang Kota pada Senin, 22/6/2020 pagi.

Sebelumnya, Kapolresta Malang kota Kombes Pol. Leonardus Simarmata menggelar apel Gerakan Baksos Jatim bermasker Jatim Sehat di halaman Mako.

Dalam amanatnya Leonardus menjelaskan, bahwa pembagian masker itu dilaksanakan secara serentak di jajaran Polda Jawa Timur. Sebelumnya Polresta Malang Kota juga telah melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan pembagian sembako, donor darah, dapur lapangan, rapid tes atau swab tes. Bahkan pada tahap ketiga telah dilakukan pendistribusian beras kepada masyarakat.

Kapolresta Malang kota juga menyampaikan pesan dari Kapolda Jatim terkait obat herbal serta penyembuhan virus corona.

“Agar obat herbal dari cina supaya didistribusikan kepada pasien yang positif juga kepada masyarakat tidak saja anggota. Jika habis segera lapor dan akan diberikan lagi oleh Polda”, katanya, Senin (22/6).

Leonardus menyebut, rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-74 lainnya diantaranya napak tilas di Mojokerto, dan ziarah yang puncaknya nanti akan dilangsungkan pada tanggal 1 Juli 2020 mendatang dengan upacara yang dilaksanakan secara virtual.

“Kepada seluruh anggota agar mempedomani dan memahami agar tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun baik pelanggaran disiplin, pelanggaran kode etik maupun pidana,” tutur Kapolresta Malang kota.

Ia berharap seluruh anggotanya untuk dan melaksanakan tugas dengan baik dan disiplin. “Ini syaallah anda akan melewati semua ini dengan baik,” ujar Kombes Pol Leonardus Simarmata.

Lebih lanjut, pria berpangkat melati tiga di pundaknya itu berpesan agar meningkatkan kewaspadaan penjagaan baik pos lalu lintas maupun Sabhara. Menerapkan patroli body system dan penjagaan one gate system orang yang keluar masuk agar diperketat.

“Sudah ada contoh kejadian di Mako Brimob Sultra dan Karang Anyar. Itu contoh warning bagi kita semua agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan kesiap siagaan,” tutup Leonardus. (Lis/Red)