Usai Dinyatakan TMS, Ini Langkah Malang Jejeg Selanjutnya

Tim Malang Jejeg melakukan pembahasan internal usai rapat pleno terbuka di ruang rapat DPRD Kabupaten Malang (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Tim Malang Jejeg yang mengusung bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Malang perseorangan, Heri Cahyono alias Sam HC dan Gunadi Handoko bakal mengambil langkah hukum usai dinyatakan tidak memenuhi syarat melaju ke tahapan Pilkada selanjutnya.

Ketua Tim Kerja Malang Jejeg, Sutopo Dewangga mengatakan bahwa pihaknya akan segera mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara atau PTUN. Jika upaya di PTUN dirasa masih belum cukup, Malang Jejeg akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi atau MK.

“Bisa kita gugat ke PTUN dan MK. Karena  bicara soal sengketa hasil. Kita mengakui ada 49 persen pendukung kami yang di verifikasi KPU. Artinya apa? KPU gagal menjaga hak konstitusi dari para pendukung Malang Jejeg,” kata Sutopo, usai rapat pleno terbuka hasil verifikasi faktual perbaikan di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Malang, Sabtu (22/8/2020).

Malang Jejeg pun menilai, ada maladministrasi pada proses verifikasi faktual yang dilakukan KPU.

“Dari hasil sanding data yang kita lakukan dalam rapat pleno malam ini, dukungan yang dianggap tidak memenuhi syarat, ternyata tidak sebesar itu. Hal ini membuktikan, KPU sudah melakukan maladministrasi,” jelasnya.

Sebagai informasi, dari dua kali tahap verifikasi faktual, Malang Jejeg dinyatakan hanya mampu memenuhi 115.228 syarat minimal dukungan. Padahal, untuk lolos menuju tahapan pendaftaran, Malang Jejeg membutuhkan 129.796 syarat minimal dukungan.

“Ada 45 ribu lebih pendukung kami yang belum diverifikasi tapi sudah dianggap KPU tidak memenuhi syarat. Saya akan gugat KPU. Mekanismenya, sesuai rekomendasi dari Bawaslu seperti apa nanti,” tandas Sutopo. (mid/yog)