Dinkes Ingatkan Bahaya Pilkada di Masa Pandemi

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Arbani Mukti Wibowo (Dhimas)

BACAMALANG.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Malang mengingatkan bahaya pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah di masa pandemi Coronavirus disease 2019 atau Covid-19.

Kekhawatiran ini bukan tanpa sebab. Setiap tahapan Pilkada memang berpotensi menimbulkan klaster baru.

“Bahaya, saat pandemi melaksanakan Pilkada.​ Kami mengkhawatirkan pada saat masa​ kampanye. Solusi pencegahan klaster penularan Covid-19 dengan kampanye secara daring. Memanfaatkan teknologi. Karena ini​ masih​ pandemi,” kata Kepala Dinkes Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo, Selasa (22/9/2020).

Pria yang pernah menjabat Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Lawang menyebutkan, masih ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi timbulnya massa dalam jumlah besar kala tahapan Pilkada dilaksanakan.

Arbani menerangkan, Dinkes harus dilibatkan pada saat proses pemungutan suara pada 9 Desember nanti.

“Di setiap TPS (tempat pemungutan suara, red) kami mengawasi protokol kesehatan. Mengerahkan petugas Puskesmas di setiap kecamatan,” ucapnya.

Terakhir, Arbani menyarankan agar waktu pemungutan suara diperpanjang. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya antrian atau penumpukan orang saat melakukan pencoblosan. (mid/yog)