Dr Sri Untari Bersyukur, Kopwan SBW Tiga Kali Masuk Peringkat 100 Besar

Foto: Dr Sri Untari (hijab merah) usai menerima penghargaan. (ist)

BACAMALANG.COM – Atas prestasi masuknya Koperasi Wanita (kopwan) Setia Budi Wanita Malang (SBW) pada 100 besar koperasi se-Indonesia, Ketua Umum Koperasi Setia Budi Wanita, Dr Sri Untari Bisowarno MAP merasa bersyukur dan memberikan apresiasi positif.

“Puji syukur, Alhamdulillah kehadirat Allah SWT yang senantiasa memberikan Kami berkah tidak ada henti-hentinya dan ini semuanya atas kerja keras seluruh pengurus, karyawan, PJ PJ kelompok, asisten dan seluruh anggota yang berpartisipasi aktif secara luas,” tutur Dr Sri Untari Bisowarno MAP.

Seperti diketahui, koperasi ini memang sepenuh hati melayani anggota, mulai dari simpan pinjam hingga tes rapid dilakukan. Bahkan tak segan mengucurkan 4 ribu paket kuota untuk membantu putra-putri anggota agar lancar sekolah daringnya.

SBW ini adalah kali ketiga mendapatkan reward masuk dalam 100 besar Koperasi Indonesia, yang pertama tahun 2007, kemudian tahun 2017, kemudian dapat lagi pada tahun ini 2021.

Aset dan Tabungan Meningkat

Dr Sri Untari B MAP sebelum membuka rapat anggota tahunan menuturkan, meski di tengah pandemi kondisi keuangan koperasi cukup baik. Jumlah aset meningkat 3%. Omzet turun 16%, namun tabungan anggota meningkat, demikian SHU juga meningkat. Pantas jika koperasi ini dinobatkan menjadi seratus koperasi yang tumbuh besar di Indonesia.

“Alhamdulillah Koperasi Setia Budi Wanita masuk 100 koperasi terbesar di Indonesia versi salah satu majalah,” ungkap Sri Untari.

Lebih lanjut, Ketua Umum Koperasi Setia Budi Wanita menyampaikan, bahwa keberhasilan tersebut, berkat sistem gotong royong setiap anggota yang menjiwai dan berkomitmen memegang teguh nilai-nilai koperasi.

Apresiasi Bantuan Pusat

Ia juga mengapresiasi penuh segala bantuan dari Pemerintah Pusat, provinsi maupun daerah yang telah banyak memberikan bantuan sosial. Diantara bantuan tersebut, seperti tes rapid untuk seluruh anggota. Pasalnya 52 anggota koperasi dan 77 suami, serta ada 2.471 anggota sakit ringan, sedangkan 502 lainnya harus dirawat di rumah sakit akibat terinveksi virus Corona.

Disinggung mengenai kiat keberhasilan memimpin koperasi besar ini, Sri Untari mengatakan, sebagai Ketua Umum ia menerapkan berbagai program terobosan. Terutama manajemen yang akuntabel dan transparan. Juga terus menerus membangun Relationship seluruh anggota lewat konsolidasi organisasi. Serta berkomitmen penuh melayani segenap anggota dengan baik,

“Diantaranya, termasuk melayani dalam hal simpan pinjam, budaya, keagamaan, juga memberikan informasi lowongan kerja,” tuturnya.

Hebatnya lagi, pihak koperasi ini juga berusaha membantu urusan pendidikan putra-putri seluruh anggota, yakni dengan meluncurkan 4 ribu paket kuota yang masing-masing senilai 25 ribu untuk memperlancar sekolah daring mereka.

Dihadiri Menteri Koperasi

Tempat pemberian penghargaan adalah di Gedung Smesco Indonesia, yang ada di jalan Gatot Subroto Jakarta. Dimana disitu adalah gedung yang dipakai untuk memajang seluruh produk dari seluruh provinsi di Indonesia dengan berbagai karakternya.

Hadir juga Menteri Koperasi bersama dengan salah satu Deputinya. Menteri Koperasi mendorong agar koperasi-koperasi ini bisa berkembang dan mengikuti program pemulihan ekonomi Nasional dari pemerintah Republik Indonesia.

Koperasi-koperasi besar ini diharapkan untuk menjadi pemacu dan trigger dalam ekonomi Indonesia melalui koperasi, karena sudah teruji koperasi-koperasi ini memang mampu melewati masa-masa sulit.

Kemudian Prof. Dr. Edi Swasono juga menitipkan bahwa Ekonomi konstitusi itu sebenarnya masih sedang tetap berlangsung, karena Undang-Undang Dasar 1945 pasal 33, ayat 1 2 3 itu tidak pernah diubah.

Karena tidak pernah diubah berarti penjelasannya seharusnya juga tidak diubah. Sehingga peran serta koperasi dalam membangun ekonomi Nasional itu betul-betul pemerintah minta untuk mewujudkannya.

Seleksi Ketat

Majalah Peluang yang menyelenggarakan acara ini, sebelumnya telah melakukan proses seleksi dan survey terhadap koperasi-koperasi se-Indonesia dengan on the spot dan juga melihatnya dari berbagai sisi.

“Maka ketemulah koperasi-koperasi di Indonesia, yaitu 100 besar koperasi Indonesia ini. Kemudian ada koperasi progres dan lainnya. pemilihan digelar guna mendorong koperasi-koperasi untuk aktif berpartisipasi di dalam ruang-ruang pembangunan di masa pandemi seperti ini,” pungkas Sri Untari. (why/had).