Hero Tito, Sang Juara Tinju Dunia yang Kini Juga Jadi YouTuber

Foto: Hero Tito. (ist)

BACAMALANG.COM – Siapa yang tidak kenal Hero Tito? Sang juara tinju dunia asal Malang ini ternyata juga aktif menjadi YouTuber. Hal ini ia lakukan ditengah kesibukannya menjadi instruktur gym di PT Pangansari Utama, Papua Barat.

“Saya coba-coba nge-youtube. Ini adalah aktifitas selingan saya sebagai instruktur gym di tambang gas di Teluk Bintuni, selagi nunggu ada pertandingan tinju,” tandas Hero Tito memulai cerita, Kamis (23/7/2020).

Ayah dua anak ini menuturkan, akun youtube miliknya ini diisi dengan konten seputar aktifitas olahraga. “Karena saya kerja di tempat olahraga, kontennya hanya tentang olahraga saja dan mudah-mudahan bermanfaat untuk banyak orang,” terang pemilik nama asli Heru Purwanto ini.

Untuk sementara ini, pria yang juga pernah menjadi tukang parkir, satpam, sopir taksi online hingga ASN honorer ini, masih mengisi konten youtube dengan video pertandingan tinju yang telah dijalani.

“Sementara ini saya cuma share video-video pertandingan saya beberapa tahun lalu,” jelas peraih sabuk juara dunia kelas Lightweight atau ringan (61,2 kg) versi badan dunia WPBF (World Professional Boxing Federation) ini.

Hero mengaku, aktifitas menjadi YouTuber ternyata cukup mengasyikkan. “Cukup asyik menjadi youtuber. Ada kebanggaan tersendiri. Harapan saya bisa bermanfaat untuk banyak orang mengenai konten-konten saya nanti dan tentunya mengenai program olahraga yang sesuai dengan skill saya saat ini,” jelas pria yang pernah menggadaikan mobil demi ikut kejuaraan internasional tinju di Tiongkok ini.

Terkait berapa kali mengajar instruktur gym, ia mengatakan setiap hari. “Dari jam 11.00 WIB siang sampai jam 12.30 WIB dan jam 6 sore sampai jam 9 malam, 1 bulan libur 2 kali,” papar pria yang memulai karir bertinju sejak usia 12 tahun i ni.

Pria mantan juara nasional selama empat kali di kelas 57,1 kilogram versi KTPI dan KTI dan di kelas junir 58,9 kilogram versi KTPI dan KTI ini mengatakan, dirinya selalu merasa bersyukur atas karunia Ilahi. “Alhamdulillah, sesuatu yang besar berawal dari yang kecil,” imbuh pria yang mengawali prestasi di tinju amatir di ajang Kejurda ini.

Peraih medali emas di kelas Layang Ringan 45 kilogram di usia belia ini mengungkapkan, pekerjaannya saat ini juga membuatnya harus long distance alias berpisah dengan keluarga. Namun Hero mengaku hal itu sudah biasa.

“Saya tinggal sendirian nggak sama keluarga. Keluarga tidak boleh dibawa karena saya kerja di area tambang diisolasi dari kehidupan luar. Kalau sama keluarga sudah biasa mas, karena keluarga saya berfikir memang rejekinya di Papua mas, jadi tidak masalah karena hasil kerja keras saya untuk keluarga dan anak-anak saya,” urai peraih medali emas di usia belia di kelas Layang Ringan 45 kilogram ini.

Pria yang karir tinju amatir banyak dilakoni di Pulau Kalimantan sebelum menempuh jalur profesional dan kembali ke Malang ini menuturkan banyak teman yang menyarankan untuk membuat chanel youtube tentang olah raga.

“Banyak teman menyarankan untuk membuat you tube dengan konten olahraga, dan kebetulan saya punya pengalaman di olahraga. Jadi ya disitulah ada keniatan dan semangat saya,” pungkas petinju yang dilahirkan dari d’Kross Boxing Camp ini. (had/red)

Ini dia aku youtube Hero Tito :

https://www.youtube.com/channel/UCLOVr7yYRHvJvyPB-JguEtA