Peringati HSN, LazisNU Turen Bagikan Bibit Buah Sawo

Foto: Penyerahan simbolis bibit Sawo. (ist)

BACAMALANG.COM – Dalam rangkaian peringatan HSN (Hari Santri Nasional) LazisNU Turen Kabupaten Malang, melakukan bhakti sosial membagikan bibit tanaman buah Sawo kepada kader penggerak NU Kecamatan Turen.

“Bibit ini agar dirawat sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT,” terang Ketua LazisNU Kecamatan Turen Ir. H. Ende Anantholy.

Sawo Berarti Lurus

Sekilas informasi, Ketua LazisNU Kecamatan Turen Ir. H. Ende Anantholy, menyerahkan sebanyak 700 bibit buah Sawo secara simbolis kepada ketua ranting LazisNU Desa Talok.

Selanjutnya bibit tersebut akan dibagikan kepada kader penggerak NU di seluruh Turen.

Ende Anantholy menuturkan, buah Sawo mempunyai makna filosofis yang mendalam.

“Diharapkan semua kader NU dan santri bisa mengejawantahkan makna atau filosofi pohon Sawo, yang berasal dari kata sauwwu (bahasa Arab) artinya luruskan barisan. Semoga bisa semakin kokoh dalam persatuan,” urai Ende.

Sejarah Diponegoro

Secara khusus, Buah Sawo di Indonesia mempunyai cerita yang menarik karena mempunyai sejarah dalam mozaik perjuangan bangsa Indonesia.

Salah satunya karena buah Sawo menjadi instrumen pemersatu dan menjadi kode telik sandi, yang dipergunakan oleh pangeran Diponegoro dalam melawan penjajah Belanda.

“Belajar dari sejarah perjuangan pangeran Diponegoro, dimana ketika santri santri /prajurit beliau melakukan perang gerilya melawan VOC, maka setiap rumah santrinya ditandai dengan tanaman pohon Sawo,” pungkas Ende. (had)